Press "Enter" to skip to content

Lingkung Gunung Adventure Camp, Saatnya Menunggu Sentuhan Penguasa

Media Social Share

HILANGKAN ketakutan akan Covid-19, dan cobalah berinteraksi dengan alam Lingkung Gunung Adventure Camp – Pancawati, Bogor. Diyakini, anda akan menemukan kembali ketenangan jiwa setelah penat dan lelah akibat rutinitas pekerjaan dan lama tak  liburan.

Lingkung Gunung Adventure Camp merupakan camping ground yang terletak di kaki Gunung Gede Pangrango. Berada pada ketinggian 800 meter dari permukaan laut membuatnya memiliki udara bersih nan sejuk dengan panorama pegunungan yang eksotis.

Memiliki sejumlah fasilitas yang mumpuni untuk kegiatan outing seperti camping ground, rumah pondok, kamar mandi, aula, resto, hingga kolam renang menjadikan destinasi ini layak dikunjungi dan menjadi pilihan sebagai salah satu alternatif untuk self healing.

Lingkung Gunung Adventure Camp Bogor ini, tak hanya menyediakan camping ground, namun juga ada paket paket lain yang bisa Anda pilih sesuai budget dan kebutuhan.

Lingkung Gunung Adventure Camp adalah camping ground yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango yang menghadap ke puncak Gunung Salak. Memiliki udara sejuk dan dikelilingi vegetasi yang masih rapat. Lokasinya hanya sekitar 30 menit dari gerbang Tol Caringin sehingga sangat mudah diakses.

 

Selain untuk camping pribadi bersama keluarga atau teman, disini juga cocok untuk kegiatan komunitas maupun sekolah. Sebab selain memiliki area yang luas juga memiliki ejumlah paket outbound training baik itu yang sifatnya team building atapun personal challenge. Bagi pelajar SD, SMP maupun SMA ada juga program khusus bernama super camp yang mana itu adalah kegiatan outbound full satu hari.

Berbicara mengenai fasilitas bisa dibilang sangat komplit. Mulai dari 100 tenda dome yang siap menampung para pengunjung. Kalau mau yang lebih mewah bisa pesan pondok sunset. Bagi yang mau sekedar menikmati alam sambil menyantap kuliner, bisa langsung menuju resto gunung. Atau kalau mau ngopi dan nongkrong kini sudah ada Elji Cafe.

Sayangnya, untuk menuju lokasi Lingkung Gunung Adventure Camp yang mempekerjakan hampir 95 persen warga sekitar dari 50-an karyawan itu – memerlukan perjuangan yang cukup lumayan khususnya pada sekitar 2 kilometer sebelum lokasi, karena jalan yang sempit dan berbatu serta sebagian lainnya berlumpur belum tersentuh aspal.

 

CEO PT Lingkung Gunung Sejahterah Irfan Fauzi Arief usai Grand Launching Elji Cafe yang berada di dalam kawasan Lingkung Gunung Adventure Camp di Bogor, Sabtu (5/12) berharap, dukungan pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata, apalagi saat ini Lingkung Gunung Adventure Camp mempekerjakan hampir 95 persen warga lokal yang dari segi pendidikan sangat sulit diterima, tapi karena mereka ingin kerja, maka dilakukan pembinaan dan pelatihan. “Kalau standar kita tinggi, mereka tidak mungkin diterima disini, dan Pemkab Bagor harusnya berterima kasih karena kita sudah memberi solusi di tengah Pandemi Covid-19 ini,” kata Irfan.

Irfan mengatakan, sampai saat ini pemerintah daerah belum merespon terhadap keluhan mengenai infrastruktur jalan agar diperbaiki. Meski belum ada tanda-tanda jalan tersebut diaspal, Irfan mengaku tak mengurangi tekadnya untuk mengajak pemilik lahan sekitar lokasi yang rata-rata dimiliki orang asal Jakarta untuk membangun jalan aspal secara swadaya.

Sejauh ini, kata Irfan, mereka (Pemkab-red) datang hanya mempertanyakan seputar perizinan, dan sebagai pengusaha tentu masalah tesebut tidak akan abai. “Harusnya kita ini didukung, jangan dipersulit dengan mempertanyakan perizinan dan sebagainya, jadi seolah-olah kami ini terdakwa padahal kita sudah memberikan solusi terhadap masalah ketenagakerjaan di daerah ini,” kata Irfan.

Ia juga harus membangun jaringan listrik sendiri sepanjang 1 kilometer lebih untuk membuat kawasan Lingkung Gunung Adventure Camp terang benderang, meski dayanya sangat terbatas. “Kita siapkan juga genset ketika ada gelaran gathering, karena mengandalkan listrik PLN tidak kuat,” ungkap Irfan.

Irfan yang mengaku telah mengucurkan dana tak kurang dari Rp 10 miliar ini akan terus menata dan membangun fasilitas pendukung. Ia juga telah mendatangkan konsultan untuk mendesain apa yang harus dibangun. “Kita sudah rencanakan akan membangun sejumlah private cottage,” ungkap Irfan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.