JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Yayasan Tarumanagara bersama Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Nota Kesepakatan Akademik (MoA), dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Yayasan Tarumanagara, Lantai 2, Gedung Utama, Kampus I Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, Rabu (20/5).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan organisasi profesi, khususnya dalam pengembangan pendidikan hukum, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan praktik profesional di bidang kepailitan dan pengurusan.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus PKPI, Yayasan Tarumanagara, serta pimpinan Universitas Tarumanagara. Dari pihak PKPI hadir Ketua Dewan Penasihat PKPI OC Kaligis, Ketua Umum PKPI Dr. Albert Riyadi Suwono, S.H., M.Kn., M.H., M.Th., serta sejumlah pengurus pusat PKPI lainnya.
Sementara dari Yayasan Tarumanagara hadir Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Ariawan Gunadi bersama jajaran pengurus yayasan. Dari Universitas Tarumanagara turut hadir Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., beserta pimpinan Fakultas Hukum dan sivitas akademika.
Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas ruang pengembangan akademik dan profesional bagi mahasiswa maupun praktisi hukum. “Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan hukum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia profesi dan perkembangan regulasi di Indonesia,” ujarnya.
Melalui penandatanganan kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen mendorong pelaksanaan berbagai program kolaboratif, seperti pendidikan dan pelatihan, seminar, pengembangan kompetensi profesi, kegiatan akademik, hingga penguatan hubungan kelembagaan.
PKPI sebagai organisasi profesi yang bergerak di bidang kurator dan pengurus kepailitan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan hukum berbasis praktik dan kebutuhan industri jasa hukum nasional.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama antara pengurus PKPI, Yayasan Tarumanagara, dan Universitas Tarumanagara. (son)









