JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf mengatakan, program kerja tahun depan terkait dengan Boosting Investment for Massive Exploration and Future Growth in Indonesia Upstream Oil and Gas yaitu empat fokus target yang harus dicapai.
1. Meningkatkan investasi eksplorasi untuk memastikan produksi dimasa depan. Tahun 2023 ditargetkan bisa menyelesaikan 50 sumur eksplorasi dan harus dimulai kerja keras di awal tahun agar target bisa dicapai di akhir tahun.
2. Penahanan laju penurunan. Tahun 2023 angka penurunan produksi minyak yang pada tahun 2022 mencapai 6,9% berhasil ditekan menjadi 1,1% pada tahun ini. Untuk produksi gas lebih menggembirakan, angka penurunan tahun lalu di 2,5%, untuk tahun ini produksinya berhasil meningkat sebesar 1,3%. Tahun 2024 ditargetkan bisa incline.
3. Peningkatan aspek health, safety and environment kegiatan hulu migas. Safety stand down di awal tahun 2023 menjadi pembelajaran di tahun 2024, dengan komitmen 2024 dan kedepannya adalah zero accident, zero fatality.
4. Penguatan kapasitas SDM : change mindset, manpower planning, training and development, performance management, cross posting, talent management. Pegawai SKK Migas kedepannya tidak hanya memberikan pengawasan dan advice ke KKKS, tetapi juga menjadi expert. (son)










