KUTAI KARTANEGARA, BISNISJAKARTA.ID – Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf menyampaikan apresiasi atas pencapaian produksi dari PHSS selama tahun 2023, dan terus mengaharapkan komitmennya untuk mendukung pencapaian target pemerintah dalam industri hulu migas di tahun 2030.
Lebih lanjut dalam arahannya agar setiap melakukan kegiatan selalu mengedepankan aspek keselamatan baik operasional maupun lingkungan dengan keyakinan akan memperoleh hasil yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.
Tahun 2023 telah ditetapkan sebagai tahun dengan eksplorasi yang masif. Realisasi pemboran sumur eksplorasi hingga Desember 2023 yang telah melampaui capaian tahun 2022 menunjukkan bahwa ekplorasi yang masif di tahun 2023 telah berjalan sesuai yang diharapkan.
SKK Migas bersama KKKS terus berkomitmen untuk melaksanakan program kerja pengeboran sumur eksplorasi hingga penghujung tahun. “Kami terus mendorong KKKS untuk menyelesaikan seluruh program kerja agar dilaksanakan sesuai dengan target, utamanya pelaksanaan pengeboran eksplorasi,” katanya.
Dirut Pertamina Hulu Indonesia (PHI) John Anis dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHSS merupakan salah satu grup PHI yang memiliki kinerja baik selama tahun 2023 dengan pencapaian produksi diatas 100% dari target produksi WP&B yang dibebankan baik produksi minyak bumi/kondensat maupun gas bumi.
Pencapaian ini dapat terealisasi salah satunya dengan terus melakukan pengeboran sumur-sumur baru sebagai langkah startegis dalam menahan laju penurunan produksi alamiah dan menjaga tingkat produksi migas dari lapangan-lapangan yang sudah mature.
Kunjungan ke lapangan KKKS merupakan bagian penting dalam memonitor dan mengevaluasi progres kegiatan. Dengan adanya interaksi langsung di lapangan, kami dapat menyelesaikan kendala-kendala yang ada di lapangan. (son)










