Press "Enter" to skip to content

PNBP KESDM Tembus Rp 300,3 Triliun

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Kementerian ESDM mencatat kinerja positif sepanjang 2023 mulai dari peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), peningkatan pemanfaatan gas dan batu bara domestik, pembangunan pembangkit EBT, penurunan emisi, efisiensi energi, hingga mitigasi bencana geologi.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan Kementerian ESDM konsisten memberikan sumbangsih besar terhadap pemasukan negara. “PNBP sektor ESDM melebihi target, tembus angka Rp300,3 triliun atau 116 persen dari target Rp259,2 triliun,” katanya saat menyampaikan pernyataan pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024 di Jakarta, Senin (15/1).

Pada 2024, pemerintah menargetkan PNBP sektor ESDM sebesar Rp227,2 triliun. Nilai investasi sektor ESDM pada 2023 juga naik signifikan sebesar 11 persen menjadi 30,3 miliar dolar AS dibandingkan 2022. Untuk target investasi pada 2024 ditetapkan 28,2 miliar dolar AS. “Investasi sektor migas masih mendominasi pada 2023, disusul dengan sektor mineral dan batu bara. Kita mulai recovery di tahun 2021 dan 2022, dan mulai lonjakannya terjadi pada 2023,” jelas Arifin.

Menteri ESDM menambahkan sebagai bagian dari dukungan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan, transisi energi bersih juga diimplementasikan di ibu kota baru tersebut, melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya, pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), dan pengembangan jaringan gas kota (jargas).

Sedangkan, menurut dia, guna mendukung pemanfaatan dan pengembangan energi di tingkat daerah, Dewan Energi Nasional (DEN) telah mengawal penyelesaian rencana umum energi daerah (RUED) di 33 provinsi. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.