Press "Enter" to skip to content

Malam Tirakatan, RW 015 Panut Ciledug Diwarnai Usulan Penataan Lingkungan

Media Social Share

TANGERANG, BISNISJAKARTA.ID – Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan ke-80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 015 Kelurahan Paninggilan Utara – Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang diwarnai berbagai kegiatan dan aksi, mulai dari pentas seni, berbagai lomba, dan olahraga hingga “Malam Tirakatan”. 

Jika tahun sebelumnya kegiatan digelar di RT 001, malam tirakatan tahun ini digelar di RT 002. Menempati halaman dan ruang Musholla Al Kautsar, warga disajikan dengan berbagai sambutan serta video tentang pembangunan di wilayah RW 015 dalam suasana guyub rukun.

Dibuka oleh Waluyo Supranatural selaku master of ceremony (MC), kemudian malam tirakatan pun diawali pembacaan doa keselamatan dan lancar jaya oleh Ustadz Imron Rosadi.

Tak ketinggalan, tradisi potong tumpeng menjadi salah satu agenda. Pemotongan tumpeng susun 80 itu dilakukan Ketua RW 015 Irfan Seventeen yang kemudian diserahkan kepada Ketua Paguyuban Perumahan Mahkota Simprug Ronald Koeman.

Usai pemotongan tumpeng, seluruh warga yang hadir bersama-sama menikmati makan malam yang menurut Ketua RW bersumber dari anggaran minimalis menunya sporadis, seperti tekwan yang selalu hadir setiap ada hajatan lingkungan, rendang, mie goreng, urap dan ikan asin tanpa sambel.

Sebelum acara makan bersama, Ustadz H. Dody Kumbara menyampaikan doa. Alokasi waktu pembacaan doa yang hanya 5 menit tetapi disampaikan hingga 30 menit. “Doa panjang saja belum tentu semuanya langsung dikabulkan oleh Allah, apalagi doanya pendek,” alasan Dody mengomentari bisik-bisik warga yang protes karena doanya terlalu panjang, keburu laper.

Tradisi malam tirakatan yang digelar di malam 17 Agustus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ini sejatinya upaya merefleksikan semangat perjuangan yang telah dilakukan para pendahulu untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Semangat yang harus ada dan terpatri di dalam hati warga Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelum acara diakhiri dengan foto bersama, beberapa warga menyampaikan usulan agar perlunya Kompleks Perumahan Mahkota Simprug ditata agar lebih eksotik. “Sangat setuju,” tegas Ketua RW. (son)

 

 

 

Mission News Theme by Compete Themes.