Press "Enter" to skip to content

Menuju Layanan Berkelas Dunia, ASDP Perluas Pembayaran Secara Cashless

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – PT ASDP Indonesia Ferry terus memperluas digitalisasi penyeberangan dengan menambah channel pembayaran secara non-Tunai (cashless) dengan metode payment link melalui opsi pembayaran layanan Virtual Account, dan kartu uang elektronik.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, manajemen terus mengakselerasi dan memperluas program cashless ke seluruh Cabang ASDP guna meningkatkan customer experience dan perluasan metode pembayaran tiket ferry. Hal ini sebagai bentuk komitmen ASDP menuju layanan berkelas dunia dengan terus menghadirkan pelayanan bermutu prima kepada pengguna jasa. “Kami optimis target digitalisasi penyeberangan secara menyeluruh di Pelabuhan ASDP dapat terwujud,” ujarnya.

Adapun penerapan metode pembayaran Non-Tunai ini sangat bermanfaat bagi pengguna jasa. Pertama, memberikan rasa aman dan nyaman dengan adanya standar pengisian data diri yang lengkap terhadap jaminan asuransi dan kelengkapan manifest penyeberangan. Kedua, transaksi pembayaran mudah, praktis, terhindar dari uang palsu serta mendukung protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah penularan karena meminimalisir kontak dengan petugas loket. Ketiga, proses transaksi di tollgate lebih ringkas dan cepat serta pengguna jasa dapat lebih nyaman, teratur dan tertib, tidak perlu lagi antri di pelabuhan. “Sejak awal tahun ASDP konsisten mengakselerasikan metode cashless untuk mendukung pembayaran tiket ferry sehingga pengguna jasa semakin mudah dan nyaman, serta dapat mencegah penularan Covid-19 karena kontak dengan petugas lokat diminimalisir. Namun, penumpang pastikan membawa identitas diri, mengisi manifest saat membeli tiket, dan siapkan alat pembayaran baik transfer VA, kartu dan dompet elektronik dengan saldo cukup saat akan membayar di pelabuhan,” tutur Shelvy.

Penerapan metode cashlessdi penyeberangan ini sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital di tengah pandemi Covid-19 yang juga telah mengubah cara bertransaksi masyarakat, dari sebelumnya melalui physical space menjadi menjadi digital space (online). Penerapan pembayaran dompet elektronik ini juga mengacu dengan aturan Kemhub PM No. 19 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik, yang akan diterapkan bertahap di seluruh lintasan dan pelabuhan yang dikelola oleh ASDP. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.