Press "Enter" to skip to content

PPP Kembali Jaya, Jika Kader NU Diberikan Peran

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JEMBER – Menjelang Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan berlangsung 18-21 Desember 2020, muncul usulan agar jabatan sekretaris jendral dipegang oleh kader yang berasal dari unsur Nahdlatul Ulama (NU).

Sekretaris DPC PPP Jember Abu Yazid Merdeka dalam keterangan tertulisnyanyang diterima di Jakarta, Jumat (4/12) mengatakan, kalau PPP ini mau besar maka perlu dipimpin orang NU yang asli.

Kalaupun tidak ketua umumnya NU, kata Yazid, maka sekjennya yang harus dari unsur NU. “Salah satu diantara dua (jabatan) harus dari NU,” paparnya.

Menurut Yazid, formasi itu selama ini sudah menjadi kebiasaan dan perlu dipertahankan dalam muktamar mendatang.

Mengingat perolehan suara PPP yang terpuruk, kata Yazid, maka dibutuhkan support dari kalangan NU yang merupakan ormas terbesar di negeri ini. “PPP butuh NU. Tapi kalau antara ketum atau sekjen bukan NU, gimana kita mau menarik suara dari kaum nahdliyyin. Susah lah,” imbuhnya.

Ditanya siapa yang layak menjadi sekjen PPP, Yazid menyebut nama Idy Muzayyad. Idy adalah mantan ketua umum IPNU 2006-2009 dan sskarang wakil ketua Pimpinan Pusat GP Ansor.

Di PPP, jelas Yazid, Idy saat ini menjabat wakil bendahara umum dan wakil direktur eksekutif Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) saat pemilu legislatif 2019 lalu. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.