Press "Enter" to skip to content

KKOP Bebas Layang-Layang, Ini Sanksi Yang Melanggar 

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA –Kementerian Perhubungan akan menindak tegas bagi para pelaku yang bermain layang-layang di wilayah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Pelanggaran atas keselamatan dan keamanan penerbangan ini terancam pidana penjara paling lama tiga tahun dan atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah). 

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menegaskan, Ditjen Hubud akan menurunkan PPNS, inspektur navigasi penerbangan, inspektur keamanan penerbangan untuk  bersama sama dengan aparat keamanan menindak-lanjuti semua pelanggaran aturan penerbangan untuk diproses secara hukum.

Dirjen Novie juga menambahkan, pihaknya bersama Airnav Indonesia, operator bandara dan seluruh stakeholder penerbangan untuk kegiatan sosialisasi masyarakat terkait  KKOP,  dimana wilayah KKOP  tersebut  adalah wilayah daratan maupun perairan, serta ruang udara yang digunakan untuk kegiatan operasi penerbangan, sehingga dilarang untuk melakukan kegiatan apapun tanpa seijin Ditjen Hubud. “Saya sering sekali mendapat laporan dari  pilot terkait banyaknya layang-layang yang terbang di sekitar bandara, yang sangat membahayakan keselamatan penerbangan dikarenakan apabila pesawat menabrak atau tertabrak layangan dan masuk ke mesin pesawat dapat merusak komponen pesawat atau  layangan tersebut bisa menghalangi  take-off ataupun landing pesawat” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan, tujuannya adalah  terciptanya keselamatan, keamanan dan kenyamanan bersama. (son) 

Mission News Theme by Compete Themes.