LABUAN BAJO, BISNISJAKARTA.ID – Destinasi wisata Labuan Bajo, NTT tengah bersiap menyambut wisatawan yang akan berlibur pada Nataru (Natal 2023 dan Tahun Baru 2024), semua stakeholder di Labuan Bajo berpadu untuk mengoptimalkan persiapan momen tersebut.
Direktur Utama BPOLBF (Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo) Shana Fatina mengatakan pihaknya dan stakeholder terkait memastikan kesiapan dan antisipasi lintas sektor terhadap cuaca di Labuan Bajo menjelang Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Sekaligus demi memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan yang berkunjung ke Labuan bajo perlu didiskusikan bersama terkait dengan kondisi cuaca ekstrim dan langkah mitigasinya.
“Jumlah kunjungan di Labuan Bajo mencapai 800 ribu di tahun ini dan targetnya di tahun depan mencapai 1 juta kunjungan. Oleh karena itu, diperlukan antisipasi/mitigasi sejak dini terhadap kebencanaan yang ditimbulkan oleh cuaca agar terciptanya rasa aman dari pengunjung yang datang ke Labuan Bajo,” ungkap Shana Fatina saat Rapat koordinasi Lintas Sektor Dalam Rangka Menyambut Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di kantor BPOLBF, Labuan Bajo, NTT, Jumat (8/12). “Kami juga telah bersepakat untuk melakukan beberapa hal, salah satunya adalah edukasi wisatawan tentang kemungkinan tidak berlayar apabila cuaca buruk, namun sudah disiapkan program di darat untuk mengantisipasi hal tersebut,” tambah Shana Fatina.

Selain itu, lanjut Shana, asosiasi kapal wisata juga telah bersiap secara khusus dan siap untuk memantau perkembangan cuaca bersama BMKG dan syahbandar sehingga menghadirkan pelayaran yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Prabu M. perwakilan BMKG Manggarai Barat, NTT menjelaskan tanggal 20 Desember sudah memasuki curah hujan, terlebih di wilayah pesisir. BMKG mengoptimalkan media sosial untuk mengumumkan informasi curah hujan kepada seluruh instansi dan masyarakat. “Untuk mendeteksi keadaan cuaca di Labuan Bajo, BMKG menggunakan citra satelit yang mana penerapannya kurang optimal, sehingga kedepannya akan dipasang radar cuaca di Alor, Sumba, dan Labuan Bajo. Dalam mendeteksi hujan dan banjir informasinya bisa di dapatkan 2-3 hari sebelum kejadian dan 2-3 jam informasi terkait hujan lebat disertai petir. Masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait informasi gelombang, arus dan cuaca melalui kanal maritim.bmkg.go.id/inawis. Salah satunya dapat melihat gelombang satu minggu kedepan,” ungkap Prabu.
Kesempatan sama, Kepala Bandara Komodo, Ceppy Triono mengatakan Bandara komodo baru diperiksa oleh dinas perhubungan Jakarta dan hasilnya Bandara ini sudah memenuhi syarat penerbangan. Karena sudah memasuki perubahan cuaca, maka bandara Komodo akan terus meningkatkan SOP terkait kelayakan dalam penerbangan. “Selain perubahan cuaca, yang mesti diperhatikan juga terkait ternak yang berkeliaran di sekitaran Bandara. Setiap akhir tahun Bandara Komodo dan tempat-tempat sekitar akan dijaga ketat, sehingga akan dibangun posko penjagaan Nataru,” jelas Ceppy.

Kepala Pos Badan SAR Nasional Labuan Bajo, Eddy S. Juga menambahkan, pada prinsipnya BASARNAS siap melaksanakan agenda akhir tahun, anggota dan peralatan sudah ready 85%. Pihaknya juga akan melaksanakan siaga Nataru mulai tanggal 19 Desember 2023 sampai dengan 3 Januari 2024.
Rapat lintas stakeholder di Labuan Bajo ini juga merupakan tindak lanjut rapat bersama Kapolri yang mana Kemenparekraf diwakili oleh Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.
Lintas stakeholder hadir dalam rapat tersebut antara lain; Komandan Rayon Militer Koramil 1612; Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat; Kepala Badan SAR Nasional Maumere; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Manggarai Barat; Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat; Kepala Syahbandar Labuan Bajo; Kepala Bandara Komodo; Kepala Balai Taman Nasional Komodo; Ketua PHRI Manggarai Barat; Ketua Asosiasi Gahawisri; Ketua ASITA Manggarai Barat; Ketua ASKAWI Manggarai Barat; Ketua Asosiasi JANGKAR Manggarai Barat; Ketua HPI Manggarai Barat; Ketua Asosiasi DOCK Manggarai Barat; Ketua P3KOM Manggarai Barat; Ketua ASTINDO Manggarai Barat; Ketua AWSTAR Labuan Bajo; dan BPOLBF. (son)










