JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – PT Angkasa Pura II menutup operasional Posko Monitoring Natal dan Tahun Baru 2022/2023 di 20 bandara. Penutupan posko menandai berakhirnya penyelenggaraan angkutan Nataru di 20 bandara AP II yang berlangsung pada 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.
Secara kumulatif, jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II selama angkutan Nataru 2022/2023 mencapai 3,31 juta penumpang atau naik sekitar 64% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2,01 juta. Sementara itu, pergerakan pesawat mengalami peningkatan sebesar 38% atau dari 19.096 penerbangan menjadi 26.270 penerbangan.
Realisasi ini melebihi target awal yakni untuk penumpang sebanyak 2,54 juta penumpang dan untuk pergerakan pesawat sebanyak 20.349 penerbangan. “Penyelenggaraan angkutan Nataru 2022/2023 di 20 bandara AP II berjalan dengan sukses dengan jumlah penumpang dan penerbangan meningkat signfikan,” ujar President Director AP II Awaluddin.
Awaluddin menuturkan kolaborasi seluruh stakeholder di bandara AP II menjadi kunci sukses penyelenggaraan angkutan Nataru. “Berkat kolaborasi yang erat di antara stakeholder maka bandara AP II dapat dengan baik mengakomodir dan mengelola permintaan penerbangan yang cukup tinggi pada periode peak season akhir tahun ini. Kami bersyukur aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan dapat terjaga selama periode Nataru,” katanya.
Peningkatan lalu lintas penerbangan selama Nataru ini juga menandakan kebangkitan sektor penerbangan nasional. “Kami berharap dan meyakini bahwa pada 2023 pemulihan sektor penerbangan akan terus berlangsung,” ujar Awaluddin.
Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Banten) yang merupakan bandara terbesar di Indonesia, jumlah penumpang pada periode angkutan Nataru 2022/2023 mencapai 2,05 juta penumpang atau meningkat 66% dibandingkan dengan periode sebelumnya 1,24 juta penumpang. Sementara itu untuk pergerakan pesawat tercatat 14.877 penerbangan atau naik 39%. (son)










