Press "Enter" to skip to content

Mengintip Geliat Pariwisata Negeri Laskar Pelangi

Media Social Share

PARIWISATA merupakan sektor yang paling terdampak Covid-19. Dampak sosial terhadap pariwisata dari krisis akibat pandemi ini adalah dirumahkan atau unpaid leave bagi para pekerja industri pariwisata baik dari usaha hotel, restoran, kafe, industri ekonomi kreatif, sampai pada usaha nonformal mengalami penurunan drastis.

Tetapi Pemprov Bangka Belitung tak ingin larut dalam krisis. Geliat pariwisata mulai tampak. Beberapa destinasi unggulan mulai menerima kunjungan wisatawan dengan penegakan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan Pemprov Babel secara resmi meluncurkan Festival Tanjung Kelayang di Belitung, Minggu (15/11).

Festival Tanjung Kelayang, event yang termasuk dalam 100 Calendar of Events Kementerian Parisisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) digelar menandai Negeri Laskar Pelangi ini siap menyambut wisatawan terutama menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

Sajian destinasi yang tak kalah dari Bali, pantainya yang menawan serta adopsi protokol kesehatan yang ketat dan didukung zona hijau daerah ini melambungkan harapan akan bangkitnya pariwisata di Kabupaten Belitung.

Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf Edy Wardoyo kepada wartawan yang tergabung dalam Forwaparekraf Presstour and Seminar Series mengatakan, Festival Tanjung Kelayang digelar dengan mengutamakan penerapan secara ketat protokol kesehatan. “Kami juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat di Kabupaten Belitung untuk tetap patuh dan melaksanakan Protokol Kesehatan,” sebut Edy.

Sementara, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fattah menambahkan, kegiatan ini menunjukkan konsistensi Belitung dalam mengadakan agenda nasional. “Selanjutnya mengangkat kualitas kawasan ini sehingga menyamakan dengan provinsi lain di Indonesia, sebagai destinasi wisata nasional,” katanya.

Bupati Belitung H Sahani Saleh menambahkan, Festival Tanjung Kelayang dihelat melalui evaluasi terlebih dahulu, sehingga bisa dilakukan dengan standar Protokol Kesehatan. “Semua pihak khususnya sektor pariwisata harus bangkit dan bergerak bersama dengan penegakkan protokol kesehatan, sehingga diharapkan bisa menumbuhkan kembali pariwisata Belitung dari dampak pandemi Covid-19,” ujar Sahani.

Dengan banyaknya gelaran event dalam Festival Tanjung Kelayang 2020, Sahani optimis kondisi ekonomi masyarakat di daerah Belitung khususnya akan kembali bergairah.

Kepala Dinas Pariwisata Belitung Jasagung Hariya mengatakan, belasan acara digelar untuk mengisi Festival Tanjung Kelayang, dan momentum liburan Natal dan Tahun Baru ini diharapkan bisa menumbuhkan kembali pariwisata Belitung dari dampak pandemi Covid-19.

Festival Tanjung Kelayang, kata Jasagung, merupakan saran untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa Belitung siap menyambut wisatawan dengan sajian alam dan pantainya yang eksotik. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.