Press "Enter" to skip to content

Kebijakan WFA Dimulai, Penumpang Pelni Melonjak 190 Persen

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) alami lonjalan penumlang hingga 190 persen. Jika pada 21 Maret 2025 tercatat sebanyak 16.639 orang yang melakukan perjalanan mudik, jumlah tersebut naik signifikan sehari kemudian menjadi 23.348 orang pada 22 Maret 2025.

Sekretaris Perusahaan PELNI Evan Eryanto meyakini bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) yang diberlakukan Pemerintah terhitung 24 Maret 2025 turut andil menyebabkan lonjakan pemudik terjadi lebih awal. “Melihat Senin (24/3) besok sudah berlaku kebijakan WFA, kemungkinan besar masyarakat memanfaatkan hal tersebut untuk mudik lebih awal pada Sabtu (22/3) kemarin atau H-9,” ujar Evan.

Ditambahkan Evan, jika melihat realisasi mudik tahun 2024 lalu, pemudik dengan jumlah mencapai 23 ribu orang baru terjadi pada H-6, dengan puncak mudik terjadi pada H-5 di angka 26 ribu orang. Sementara pada mudik 2025 ini, angka pemudik di atas 20 ribu orang sudah terjadi pada H-9, bertepatan dengan pemberlakuan kebijakan WFA di 24 Maret 2025. “Jika dibandingkan, pemudik di H-9 tahun ini melonjak hingga 180 persen dibanding realiasi pemudik H-9 tahun 2024 yang mencapai 13.022 orang. Kami perkirakan jumlah pemudik di atas 20 ribu orang per hari akan berlangsung hingga lima hari ke depan,” tambah Evan.

Per 23 Maret 2025 ini, sebanyak 237.387 orang sudah melakukan perjalanan mudik dengan kapal PELNI terhitung sejak H-15 atau pada 16 Maret lalu. Jumlah tersebut sudah mencapai 78 persen dibanding realisasi mudik tahun 2024 lalu terhitung H-15 hingga hari H Lebaran yang mencapai 305.501 orang pemudik.

Arus mudik terpadat dengan kapal PELNI berada pada ruas Batam – Medan dengan jumlah pemudik 17.459 orang, disusul Belawan – Batam (11.224) dan Balikpapan – Surabaya (11.172). Pada posisi ruas terpadat keempat dan kelima terjadi di ruas Kumai – Semarang (9.310) dan Makassar – Surabaya (6.454).

Untuk menghadirkan Mudik Tenang dan Menyenangkan sebagaimana harapan Pemerintah dan Kementerian BUMN, pelanggan kapal PELNI sudah dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi PELNI Mobile ataupun website resmi PELNI. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.