JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Citilink membuka rute Jakarta, Bandara asoekarno-Hatta – Purbalingga, Bandara Jenderal Besar Soedirman setiap hari Selasa dan Kamis. “Penerbangan komersial Citilink di rute Jakarta – Purbalingga dan Purbalingga – Jakarta ini sangat spesial. Setelah penerbangan reguler sempat beberapa kali dihentikan karena dampak dari pandemi COVID-19,” kata President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Kamis (10/11).
Awaluddin menuturkan, Bandara Jenderal Besar Soedirman menjadi satu contoh yang baik dari semangat kolaborasi lintas instansi dalam memperkuat konektivitas udara dan mendukung pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat.
AP II bersama maskapai dan stakeholder lainnya juga tengah membahas rencana pengaktifan kembali rute-rute penerbangan dari dan ke Purbalingga, dan diharapkan dalam waktu dekat masyarakat dapat kembali mendapatkan sejumlah pilihan penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Bandara Jenderal Besar Soedirman dapat mendukung sektor pariwisata di Purbalingga dan sekitarnya yang memiliki potensi cukup besar dengan sejumlah destinasi wisata terkenal di antaranya adalah Batu Raden, Arung Jeram Serayu, Lembah Asri Serang dan Dieng.
Berdasarkan data AP II, jumlah kunjungan wisatawan ke Purbalingga dan sekitarnya mencapai sekitar 7,36 juta orang atau 23% dari total kunjungan wisata di Jawa Tengah.
Selain sebagai bandara untuk mendukung pariwisata, Bandara Jenderal Besar Soedirman juga memiliki opsi sebagai bandara feeder (pengumpan) untuk perjalanan ibadah umrah melalui Bandara Kertajati (Majalengka) dan ke Surabaya.
Bandara Jenderal Besar Soedirman dibangun dari awal di atas lahan kosong oleh AP II sejak tiga tahun lalu dan akan terus dilakukan pengembangan ke depannya. (son)










