Press "Enter" to skip to content

Aksilarasi, Cara Gali Potensi Parekraf di Labuan Bajo

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. LABUAN BAJO – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus menggali potensi lokal dan identitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, melalui program aksilarasi (Aksi Selaras Sinergi). Tujuannya untuk menciptakan pengalaman wisata yang khas, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan.

Program aksilarasi merupakan salah satu komitmen Kemenparekraf dalam melakukan pendampingan dan penciptaan produk kreatif di destinasi super prioritas agar masyarakat setempat mampu menciptakan produk kreatif unggulan di subsektor seni musik, seni pertunjukan, seni rupa, dan penerbitan.

Direktur Industri Kreatif Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan, Mohammad Amin mengatakan, program aksilarasi ini merupakan salah satu langkah untuk mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

Amin menjelaskan, Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai empat besar destinasi super prioritas,  pintu masuk kawasan situs warisan dunia (World Heritage Site Unesco) – Taman Nasional Komodo, hingga menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah agenda internasional, seperti G20 Summit dan ASEAN Summit pada 2023. Sehingga diperlukan kekhasan dan identitas di labuan Labuan Bajo yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam saja.

Program aksilarasi akan dilaksanakan selama lima tahun dengan tahapan pertahun yang telah direncanakan dengan proses pendampingan terhadap komunitas/kelompok/masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo-Flores Shana Fatina menyambut, baik dengan adanya program aksilarasi Labuan Bajo. Sebab, hal tersebut dapat menanamkan kekhasan di Labuan Bajo melalui 4 subsektor industri kreatif.

Shana menyebut kolaborasi itu penting bagi sebuah komunitas kreatif khususnya di Labuan Bajo yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai destinasi wisata super prioritas.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Muhammad Neil El Himam mengatakan, melalui aksilarasi akan dapat memberikan dampak yang positif bagi pelaku kreatif subsektor musik, seni pertunjukan, seni rupa, penerbitan, hingga masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.