Press "Enter" to skip to content

AirAsia Catat Kinerja Positif, Target Berikutnya Perluas Aksesibilitas Penerbangan

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Maskapai berbiaya hemat terbaik duni Indonesia AirAsia, mencatatkan kinerja positif dan menyiapkan langkah pertumbuhan melalui optimalisasi jaringan penerbangan domestik dan internasional, seiring momentum pemulihan yang semakin menguat pasca periode libur akhir tahun.

Plt. Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman mengatakan, AirAsia berencana pengoperasian penerbangan untuk sejumlah rute domestik utama, yang menghubungkan Surabaya, Makassar, Kendari, Palu dan Luwuk serta rute internasional Denpasar menuju Melbourne dan Da Nang yang akan beroperasi di tahun ini. Selain itu, AirAsia juga akan menambah jadwal penerbangan ke Adelaide hingga beroperasi setiap hari sebagai bagian dari penguatan jaringan Australia.

Sejalan dengan pengembangan jaringan tersebut, kata dia, AirAsia berencana membentuk virtual hub di Makassar (UPG) yang dirancang sebagai sistem yang memungkinkan penumpang terhubung ke lebih banyak tujuan melalui satu bandara transit secara praktis dan efisien.

Sadikin menambahkan, inisiatif ini diharapkan dapat mengoptimalkan konektivitas antar wilayah, khususnya di kawasan Indonesia bagian timur. Penguatan peran Makassar sebagai virtual hub juga menjadi bagian dari strategi pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan Indonesia AirAsia ke depan. Selain itu juga terdapat reaktivasi total tiga armada yang ditempatkan di Medan dan Surabaya guna mendukung pergerakan penumpang ke berbagai destinasi internasional.Selain rencana ekspansi jaringan, tahun lalu AirAsia juga mencatat kinerja positif dengan mengangkut 5,9 juta penumpang pada penerbangan domestik dan internasional. Capaian ini merupakan bagian dari kinerja AirAsia Group yang beroperasi di Indonesia, yang secara keseluruhan melayani 9,3 juta penumpang.

Komposisi penumpang tersebut mencerminkan arus perjalanan dua arah yang relatif seimbang antara wisatawan Indonesia dan mancanegara, dengan kontribusi penumpang inbound yang berasal dari berbagai pasar utama, termasuk Malaysia, Australia, Tiongkok, dan Singapura.

Momentum kinerja tersebut berlanjut hingga periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, dimana AirAsia mengoperasikan lebih dari 3.000 penerbangan hingga awal Januari 2026 dengan 550.000 kapasitas kursi dan tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 85 persen untuk 23 destinasi internasional dan 11 destinasi domestik.Kepercayaan Pelanggan

Dengan upaya tersebut, AirAsia berhasil mengangkut 70.000 wisatawan mancanegara ke Indonesia. Capaian ini mencerminkan kepercayaan pelanggan yang terus terjaga, serta kesiapan operasional perusahaan dalam menghadapi periode puncak perjalanan. Dari sisi pariwisata, Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, terus menunjukkan tren pemulihan seiring penguatan konektivitas udara.

Pengembangan rute-rute baru ini sejalan dengan potensi pariwisata di masing-masing destinasi yang terus berkembang. Kendari dan Palu berperan sebagai pintu masuk menuju berbagai destinasi wisata bahari dan alam di Sulawesi, sementara Luwuk menawarkan daya tarik wisata pesisir, budaya lokal, serta akses ke kawasan Banggai yang semakin dikenal sebagai tujuan wisata unggulan di Indonesia timur.Di sisi internasional, Bali tetap menjadi magnet utama pariwisata Indonesia dengan kekayaan alam, budaya, dan seni yang telah diakui secara global. Sementara itu, Melbourne dikenal sebagai kota yang dinamis dengan karakter kreatif yang kuat, menawarkan ragam pengalaman budaya, kuliner, serta akses ke berbagai destinasi wisata di negara bagian Victoria.

Selain itu, rute Denpasar – Da Nang diharapkan dapat memperkuat konektivitas pariwisata antara Indonesia dan Vietnam. Da Nang merupakan salah satu destinasi utama di Vietnam Tengah yang memadukan wisata pantai, budaya, dan kuliner, sehingga konektivitas ini diharapkan dapat mendorong pergerakan wisatawan dua arah serta memperluas pilihan perjalanan bagi wisatawan.

Melalui berbagai inisiatif ini, AirAsia terus berkomitmen untuk memperluas aksesibilitas penerbangan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan pilihan perjalanan udara yang terjangkau bagi masyarakat. (son)

 

 

 

 

 

 

 

Mission News Theme by Compete Themes.