SINTANG, BISNISJAKARTA.ID – Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Tebelian di Kabupaten Sintang, Kalbar. Jokowi mengatakan, di era kompetisi antar negara yang semakin sengit, bangsa Indonesia harus bergerak dengan lebih cepat, salah satunya dengan membangun infrastruktur transportasi seperti bandara. “Kelancaran konektivitas menjadi kunci. Kita harus mampu membuat konektivitas antar provinsi, antar daerah, antar kabupaten, semakin mudah, lancar, dan terjangkau oleh masyarakat. Sehingga sentra-sentra yang baru akan tumbuh semakin banyak di berbagai daerah,” kata Jokowi di Sintang, Rabu (8/12).
Presiden mengatakan, keberadaan Bandara Tebelian sangat penting untuk melayani peningkatan kebutuhan transportasi udara bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Barat dan sekitarnya.
Lebih lanjut Presiden mengungkapkan, pada tahun ini terjadi peningkatan angka investasi di luar pulau Jawa dibandingkan di pulau Jawa. “Peningkatan ini tidak lepas dari upaya kita menyiapkan infrastruktur tidak hanya di Jawa, tetapi secara merata di seluruh penjuru tanah air atau Indonesia Sentris,” ucap Presiden Jokowi.
Presiden berharap, dengan dukungan infrastrukur yang memadai, distribusi barang/logistik pun semakin lancar sehingga biaya logistik di Indonesia semakin efisien dan berdaya saing.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandara Tebelian dibangun untuk meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, dan mendukung industri perkebunan dan pertambangan, serta industri pariwisata di Kabupaten Sintang, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Melawi. “Bandara ini akan beroperasi kembali pada tanggal 17 Desember 2021, setelah sempat berhenti beroperasi akibat pandemi,” kata Menhub Budi.
Lebih lanjut Menhub Budi menjelaskan, pembangunan bandara ini adalah wujud perhatian pemerintah terhadap wilayah perbatasan. Kehadiran bandara ini diharapkan dapat semakin memudahkan aksesibilitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat wilayah sekitar.
Sebagai Informasi, Bandara Tebelian memiliki landas pacu sepanjang 1.820 meter x 30 meter yang dapat didarati pesawat sejenis ATR-72/600 dengan Apron mampu menampung 4 pesawat jenis ATR-72/600 pada saat bersamaan, dilengkapi terminal penumpang seluas 2.000 m2 yang mampu melayani 75 ribu penumpang per tahun.
Penerbangan di Bandara Tebelian akan kembali beroperasi di tanggal 17 Desember 2021, oleh maskapai Wings air dengan rute Pontianak-Sintang. Sebelumnya jumlah penumpang di Bandara Tebelian mencapai 100 ribu orang per tahun, namun sempat mengalami penurunan penumpang karena dampak pandemi. (son)










