Press "Enter" to skip to content

Biskita Mulai Beroperasi di Bogor, Gratis Loh

Media Social Share

BOGOR, BISNISJAKARTA.ID – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Kota Bogor resmi meluncurkan layanan BISKITA Trans Pakuan Bogor. Bertempat di halaman Balai Kota Bogor peluncuran dilakukan oleh Kepala BPTJ Polana B. Pramesti dan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Mengingat masih bersifat uji coba atau soft launching, operasional BISKITA Trans Pakuan sementara berlangsung hanya di koridor 5 (lima) yaitu rute Terminal Ciparigi – Stasiun Bogor. “Kami sangat bersyukur mengingat setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya di tengah pandemi Covid 19 pada kesempatan pagi ini, BISKITA Trans Pakuan dapat hadir sebagai sebuah layanan angkutan umum massal dengan konsep Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bogor,” ujar Polana.

Langkah ini, menurut Polana, merupakan upaya bersama antara BPTJ dan Pemerintah Kota Bogor dalam menghadirkan layanan angkutan umum massal sesuai standar pelayanan minimal yang ditetapkan.

Polana juga menyampaikan bahwa pelayanan angkutan umum massal BISKITA Trans Pakuan ini dihadirkan dengan standar layanan yang jauh lebih baik dibanding angkutan konvensional. “Konsep Bus Rapid Transit (BRT) yang menjadi acuan standar pelayanan mensyaratkan pemenuhan berbagai aspek seperti keselamatan, kenyamanan dan kemudahan pelayanan,” ungkap Polana.

Lebih lanjut Polana mengatakan, layanan BISKITA Trans Pakuan juga dilengkapi tekhnologi digital juga dilibatkan seperti dalam bentuk aplikasi digital untuk kemudahan pelayanan bagi masyarakat dan juga pemasangan berbagai peralatan berbasis internet (Internet of Things) IOT. “Saya berharap BISKITA Trans Pakuan dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjadi pilihan cerdas masyarakat Bogor dalam bermobilitas,” ungkap Polana.

Sementara itu Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengakui bahwa pemerintah daerah memang membutuhkan pemerintah pusat karena keterbatasan anggaran. “Babak baru layanan ini juga merupakan hasil dari kematangan konsep dan komunikasi antar stakeholder baik pemkot, BPTJ, Kemenhub, Organda dan juga pengemudi angkot,” ujar Bima.

Adanya layanan ini, menurut Bima, akan mengantarkan masyarakat memasuki babak baru, budaya baru dan kebiasaan baru dalam memanfaatkan layanan angkutan umum massal.

Direncanakan setelah uji coba hari ini operasional BISKITA Trans Pakuan akan dilakukan pada koridor-koridor lain. Secara keseluruhan akan terdapat 49 unit bus yang akan tersedia secara bertahap untuk melayani masyarakat di 4 (empat) koridor.

BISKITA Trans Pakuan beroperasi mulai dari pukul 05.00 – 21.00 WIB dengan tarif Rp. 0 rupiah. Pada masa pandemi seperti ini bus tetap menerapkan protokol Kesehatan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.