Press "Enter" to skip to content

Begini Skenario Rute Distribusi Vaksin Covid-19

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA  – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah merancang rute penerbangan yang akan digunakan untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 apabila telah resmi didapatkan. “Di mana pada masa Covid-19 vaksin telah selesai, maka rute yang digunakan untuk mendistribusikan vaksin ke seluruh Indonesia sangat vital,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto dalam bincang santai secara virtual peringatan Hari Perhubungan di Jakarta, Kamis (17/9) malam.

Bincang Santai Virtual bertajuk Intip Jurus Jitu Bandara Atasi Penyebaran Covid-19 yang digagas Indonesian National Air Carriers Association (INACA) dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) menampilkan Keynote Speech Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Opening Speech dari Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja.

Sedangkan pada sesi diskusi diisi pembicara antara lain Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto Rahardjo, Direktur  Utama PT. Angkasa Pura I Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Mohammad Awaluddin, Direktur Utama Airnav Indonesia M. Pramintohadi Sukarno, Dirjen Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto, Presiden Direktur PT Airfast Indonesia M. Arif Wibowo, dan Sekjen INACA Bayu Sutanto.

Novie mengatakan, rute-rute tersebut juga yang digunakan untuk penerbangan tol udara dalam rangka menekan disparitas harga bahan pokok. “Kami juga memiliki program besar untuk menghilangkan disparitas harga, terutama bahan pokok masyarakat. Program ini sedang kami tingkatkan terus,” katanya.

Dalam pendistribusiannya, Novie mengatakan pihaknya juga akan bekerja sama dengan operator moda lain yang ada di seluruh Indonesia. “Tentu kita akan kerja sama dengan moda transportasi lain dan operator yang ada di seluruh Indonesia,” katanya.

Program tersebut masuk dalam rencana induk konektivitas kargo di mana terdapat 11 bandara kargo yang direncanakan sebagai bandara kargo dengan lima di antaranya juga sebagai bandara yang dikerjasamakan melalui Asean Open Sky Agreement (2009 dan 2010).

Bandara internasional untuk pelayanan kargo, meliputi Kualanamu Medan, SM Badaruddin II Palembang, Hang Nadim Batam, Soekarno-Hatta Tangerang/Jakarta, Juanda Surabaya, Supadio Pontianak, Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Sultan Hasanuddin Makssar, I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Sam Ratulangi Manado, dan Frans Kaisiepo Biak.

Adapun empat bandara hub kargo yang melayani wilayah Timur, yakni Makassar, Ngurah Rai, Manado, dan Frans Kaisiepo, dengan super hub kargo nasional di Bali (kargo transhipment) dan Soekarno-Hatta (kargo village).

Sementara itu lima bandara yang akan diliberalisasi untuk mendukung kebijakan ASEAN Open Sky antara lain, Kualanamu-Medan, Soekarno-Hatta, Juanda-Surabaya, I Gusti Ngurah Rai-Bali, dan Sultan Hasanuddin-Makassar. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.