JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Sebanyak 257 bandar udara siap melayani angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, setelah dilakukan inspeksi tim Ditjen Perhubungan Udara, Kemenhub. “Hasil dari inspeksi para inspektur akan ditindaklanjuti oleh unit penyelenggara bandar udara terkait, sehingga pada saat pelaksanaan Nataru semua berjalan dengan lancar, aman dan selamat,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo saat Media Gathering di Bogor, Kamis (11/12).
Setiyo menjelaskan, unsur utama pelaksanaan inspeksi difokuskan pada sisi udara (Runway, Taxiway, Apron, Alat Bantu Visual, sistem kelistrikan dan pelayanan darurat termasuk juga pemeriksaan sistem dan fasilitas drainase) serta pemeriksaan sisi darat (terminal penumpang), selain itu kesiapan inspektur juga menjadi unsur penting pelaksanaan inspeksi.
Untuk kewaspadaan cuaca ekstrem dan bencana alam, Ditjen Hubud telah memberikan arahan dan kebijakan kepada Kepala OBU, Kepala UPBU dan stakeholders penerbangan, diantaranya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan operasional terhadap kondisi cuaca ekstrem dan bencana alam.
Selain itu, menyampaikan informasi perubahan cuaca, kondisi runway, dan informasi keselamatan penerbangan kepada pilot serta melakukan pengamatan runway secara berkala, mencegah dan membersihkan potensi bahaya (FOD/condaminants).
Setiyo mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga dan meningkatkan pelayanan penerbangan. “Diminta berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait apabila terjadi bencana alam untuk penanganan cepat dan teratur,” katanya.
Diingatkan pula kepada mwua pihak untuk melaporkan segera kepada Dirjen Hubud dan jajaran apabila terjadi incident/accident/serious accident atau kejadian signifikan lainnya. “Kami berharap pelaksanaan angkutan udara Nataru kali ini dapat memberikan kesan yang baik, perjalanan yang nyaman, selamat dan aman,” ujar Setiyo. (son)










