Press "Enter" to skip to content

PELNI Masih Berlakukan Rapid Test Antibodi Untuk Penumpang

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA -PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) masih memberlakukan penggunaan hasil tes rapid antibodi bagi calon penumpang kapal PELNI. Manajemen terus berkoordinasi dengan Tim Gugus COVID-19 dan konsisten memastikan protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI O.M. Sodikin menegaskan peraturan tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 12 Tahun 2020 dan Surat Edaran Gugus Tugas COVID-19 No 3 Tahun 2020 tanggal 19 Desember 2020. “Dalam SE tersebut, perjalanan dengan menggunakan moda transportasi laut masih mengikuti kebijakan yang sudah berlaku, terkecuali bagi perjalanan menuju dan dari Pulau Bali yang wajib menggunakan rapid test antigen,” terangnya.

Sodikin juga mengingatkan kepada seluruh calon penumpang yang akan berpergian untuk memiliki surat keterangan sehat bebas COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan uji rapid non-reaktif ataupun negatif uji swab. “Seluruh calon penumpang diharapkan dapat memastikan kondisi kesehatannya sebelum berpergian dan tetap menerapkan 3M selama berada diatas kapal dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama pelayaran berlangsung,” tambah Sodikin.

PELNI juga terus disiplin dalam menegakkan protokol kesehatan selama pelayaran berlangsung dan akan menindak penumpang yang didapati melanggar protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Yahya Kuncoro juga menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021, PELNI tetap menjual tiket sebanyak 50 persen dari kapasitas kapal sehingga tetap terjaga jarak antar penumpang. Adapun tiket kapal kini dapat diperoleh melalui pembelian secara online di www.pelni.co.id dan PELNI Mobile Apps dengan metode pembayaran e-payment ataupun secara cashless di seluruh loket kantor cabang. “PELNI selalu patuh terhadap aturan pemerintah untuk turut memutus penyebaran COVID-19 terutama pada periode Nataru 2020/2021,” terangnya.

Sebagai informasi, sejak periode Angkutan Nataru dimulai pada 11 Desember lalu, Kapal PELNI telah mengantarkan 80.700 pelanggan yang berpergian dengan kapal penumpang dan 17.640 penumpang dengan kapal perintis ke seluruh wilayah Indonesia. “Pada ruas tertentu, kami menghadirkan suasana natal di atas kapal untuk menyemarakkan libur Natal tahun ini dengan tetap menjaga penerapan protokol kesehatan di atas kapal,” tutup Yahya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.