Press "Enter" to skip to content

TNI dan Polri Kolaborasi Jaga Objek Vital Migas

Media Social Share

MEDAN, BISNISJAKARTA.ID – Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Utara (Sumut) menyatakan dukungannya terhadap kegiatan industri hulumigas di Provinsi Sumut. Sebab hulu migas merupakan proyekstrategis nasional untuk ketahanan energi nasional.

Dukungan tersebut disampaikan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen(TNI) Mochammad Hasan dan Kapolda Sumut Irjen (Pol) Agung Setya, secara terpisah saat menerima kunjungan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Provinsi Sumut.

Rombongan dipimpin oleh Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko bersama Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Kurnia Chairi dan didampingi oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Perwakilan Sumatra bagian Utara, Rikky Rahmat Firdaus.Sementara dari KKKS dihadiri VP HCS & GPA Energi Mega Persada (EMP) dan Reno Ranendra, VP SCM EMP IwanKristiantono, GM EMP Gebang Limited Resha Ramadian, GM PT EMP Tonga Nita Apriyani, Field Manager Pertamina Rantau Field, Despredi Akbar dan HSSE Manager Bukit Energy Bahorok Pte Ltd, Viqi Kurniawan serta sejumlah pekerja KKKS lainnya.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko memaparkantentang rencana dan program kerja dari KKKS di Sumut, baiktentang pengadaan lahan, pencurian aset perusahaan maupunpengeboran sumur migas baru. “Kami berharap dukungan darisemua pihak, khususnya dari Bapak-bapak pimpinan TNI dan Polriuntuk bersama-sama berkolaborasi dengan KKKS menjaga asetperusahaan yang notabene juga merupakan aset negara,” kata Rudi Satwiko.

GM EMP Gebang Limited Resha Ramadian mengatakan, lazimnyakegiatan pengeboran sumur migas baru, EMP Gebang Limited akan melakukan pekerjaan persiapan pengeboran atau Drilling Site Preparation (DSP) dengan melakukan perbaikan akses jalan dan jembatan, pembangunan staging area, serta membangun wellpadatau lokasi untuk menara pengeboran. Untuk akses jalan yang diperbaiki sepanjang 17 Kilometer dari Kantor Kecamatan TanjungPura menuju lokasi pengeboran Sumur SCGD-01 dan SCGD-02 di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Sumatra Utara, kata Resha.

Dikatakan Resha, pihaknya juga akan memperbaiki dan membangun jembatan baru di 11 titik menuju lokasi pengeboran.Dengan perbaikan akses jalan tersebut, nantinya kendaraan beratbisa melintas di sana dengan aman. Selain itu masyarakatpengguna jalan juga akan lebih nyaman dan bisa mempersingkatwaktu tempuh dari satu jam menjadi 30 menit perjalanan,” katanya.Begitu pula dengan rencana kegiatan perbaikan jembatan dan pembangunan jembatan baru. Di mana dengan perbaikan tersebutakan memperpanjang usia pakai jembatan serta aman dilaluikendaraan berat.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen (TNI) Mochammad Hasan menyatakan dukungannya pekerjaanperbaikan jalan dan jembatan tersebut. Sehingga nanti masyarakatbisa melihat langsung karya bakti TNI di tengah masyarakat,” kata Pangdam.

Hal senada juga disampaikan Kapolda Sumut Irjen (Pol) Agung Setya. Dikatakan, Polri dan perusahaan hulu migas harus terussinergi untuk menjaga keamanan obyek vital nasional. “Caranyadengan membuat suatu ekosistem pengamanan dan keamanan ygefektif dan efisien, baik untuk perusahaan, stakeholder dan masyarakat,” katanya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan, sinergi antara SKK Migas, KKKS, TNI dan Polri harusterus dijaga agar eksplorasi dan eksploitasi di Sumbagut tetapterjaga dan produksi migas tidak terganggu. Ini penting, untuk keberlanjutan ketahanan energi dan kebutuhanenergi secara nasional dan mengejar program 1 Juta Barel (BOPD)dan 12 Miliar Kaki kubik gas (BSCFD) di tahun 2030,” kata Rikky, Kamis, 25 Januari 2025. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.