BISNISJAKARTA.ID. SIMALUNGUN – MenkopUKM Teten Masduki mendukung upaya Pemkab Simalungun menyiapkan Parapat sebagai pendukung destinasi wisata Danau Toba. “Kami mendapat tugas dari Presiden untuk menyiapkan lima produk wisata yang banyak melibatkan UMKM, salah satunya adalah homestay, dan di Parapat ini homestay sangat potensial sebagai bagian dari destinasi wisata Danau Toba,” ujar Teten dalam kunjungan kerjanya di Parapat – Simalungun, Selasa (25/8).
MenkopUKM memaparkan, selain homestay, produk wisata lain yang disiapkan adalah kuliner, oleh-oleh, wisata alam dan supply terhadap kebutuhan keempat produk wisata itu sendiri.
Teten menilai, pendekatan pasar dari UMKM sudah cukup bagus, marketnya adalah menengah kebawah, sehingga harga produk UMKM seperti sovenir, restoran atau cafe juga terjangkau oleh pasar atau para wisatawan.
Ia menyarankan, ke depan masyarakat di sekitar Parapat bisa menyediakan satu atau dua kamar sebagai homestay, sehingga masyarakat juga bisa menikmati dampak positif dari perkembangan pariwisata khususnya di Danau Toba. “Saya juga menyarankan agar mereka para pemilik homestay untuk berkoperasi sehingga pendampingan dan pembinaan dari pemerintah akan lebih mudah,” ujarnya.
Estate Manajemen
Lebih lanjut MenkopUKM mengatakan untuk bisa menjadikan satu tempat sebagai destinasi wisata yang maju, juga diperlukan kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. “Tentu kita butuh kerjasama itu. Di Parapat ini menurut saya keterlibatan Pemda dalam estate manajemen saya kira perlu. Misalnya bagaimana penataan UMKM, tempat kuliner, arus lalu lintas dan sebagainya sehingga wilayah ini bisa menjadi destinasi wisata yang menarik,” kata Teten.
Dukungan KemenkopUKM terhadap pengembangan destinasi di Parapat diantaranya menggelar pelatihan SDM supaya warga Parapat bisa lebih bagus lagi dalam mengelola destinasi wisata. “Kami juga akan mengajak Kementerian lain seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian BUMN untuk mensupport Pemda dalam mengelola destinasi wisata,” janji Teten. (son)










