Press "Enter" to skip to content

Produksi Melimpah, Pengusaha Perikanan Desak Pemerintah Buka Pasar Ekspor Baru

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Pengusaha perikanan mendesak pemerintah untuk membuka pasar ekspor baru produk perikanan, mengingat produksi ikan dalam negeri yang terus meningkat. “Kita selama ini banyak eskpor ke China, namun ketika China menutup kran ekspor ikan asal Indonesia, produk ekspor kita tidak terserap,” kata Direktur Utama PT Samudera Team Lautan Abadi Andi Sukarta di Jakarta, Sabtu (19/12).

Sejauh ini, kata Andi, produk ekspor perikanan Indonesia baru meramaikan pasar Asean, dan diantaranya harus melalui Vietnam sebelum masuk China. Oleh karena itu, Andi mendesak pemerintah agar membuat semacam perjanjian bilateral terhadap produk ekspor perikanan Indonesia dengan China agar terjadi kesetaraan.

Bersamaan dengan itu, Andi juga meinta pemerintah untuk terus menjajaki peluang ekapor ke negara lain selain China. “Memang pasar di China cukup besar, tetapi kita juga berusaha membuka pasar ekspor ke Eropa, meski banyak negara Eropa lebih memilih produk olahan,”’papar Andi.

Pengusaha asal Palembang ini juga mengharapkan kepada pemerintah agar mencari solusi atas kesulitan masyarakat di daerah yang kesulitan memasarkan produk perikanan, karena selain minimnya transportasi juga tak tersedianya fasilitas coldstorage  untuk menyimpan hasil tangkapan. “Di daerah, banyak nelayan buang-buang hasil tangkapan akibat tak terfasilitasi,” ungkap Andi.

Andi mengatakan, ikan yang ada di Indonesia dinilai sebagai ikan nomor satu di dunia sehingga layak diekspor ke berbagai negara.

Andi menjelaskan bahwa ikan di Indonesia juga bagus untuk dikonsumsi masyarakat negeri ini untuk memperkuat imun masyarakat sebagai daya tahan tubuh melawan pandemi Covid-19 yang tengah melanda Tanah Air.

Andi mendorong para pihak untuk menyediakan mobil boks untuk membawa produk perikanan menjangkau daerah terpencil dan perbatasan Indonesia, seperti di gunung agar warga Indonesia yang ada di sana juga bisa menikmati ikan segar.

Andi menjelaskan, kebutuhan ikan di Indonesia melimpah dalam menghadapi libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Jadi, lanjutnya, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir akan kebutuhan ikan selama libur Natal dan Tahun Baru. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.