Press "Enter" to skip to content

KemenkopUKM Kembangkan, UMKM Pariwisata KEK Likupang

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM mewujudkan komitmennya dalam mengawal program pelatihan bagi UMKM di lima Destitasi Super Prioritas, salah satunya KEK Likupang, Minahasa Utara, Sulut.

MenkopUKM Teten Masduki mengungkapkan, UMKM sangat merasakan dampak pandemi covid-19, banyak yang rontok, tutup dan gulung tikar sehingga menimbulkan bertambahnya jumlah pengangguran. Ia berharap, kini saatnya UMKM kembali bangkit (rebound).

Teten melalui zoom meeting, saat memberikan arahan, motivasi sekaligus membuka pelatihan peningkatan kapasitas terpadu SDM KUMKM melalui pelatihan terpadu, dengan tema ‘KUMKM Eksis dan Mampu Beradaptasi pada masa pandemi dan new normal covid-19″ di Likupang, Minahasa Utara, Kamis (24/9) mengatakan, saat ini masih ada UKM yang mampu bertahan, bahkan tumbuh. Itu adalah UKM yang sudah terhubung dengan platform digital. Sayangnya saat ini baru 13% atau 8 juta pelaku usaha yang terhubung dengan ekosistem digital.

Sementara saat memberikan arahan, Deputi bidang Pengembangan SDM KemenkopUKM Arif Rahman Hakim mengungkapkan, pelatihan ini merupakan serangkaian kegiatan untuk mendukung daerah wisata unggulan. Pelatihan ini sasarannya agar pelaku koperasi UMKM bisa eksis dan beradaptasi di era new normal saat.

Pihaknya juga mendorong pelaku UMKM produk-produknya bisa dipasarkan melalui katalog pemerintah, melalui aplikasi bela pengadaan. Dalam pelatihan inipun diberikan materi tentang bagaimana menggunakan aplikasi bela pengadaan dan aplikasi pasar digital. Arif Rahman juga mendorong supaya produk UMKM dibeli oleh BUMN.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara Ronald Sorongan mengungkapkan rasa syukurnya karena KemenkopUKM membuat diklat bagi Koperasi dan UMKM Di Sulawesi Utara. Ini menurutnya sangat membantu percepatan berjalannya pelaksanaan kawasan ekonomi khusus pariwisata Likupang yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi.

Pelatihan yang digelar pada 24 hingga 27 September ini diikuti oleh para UMKM di Sulut. Mereka dibagi menjadi beberapa kelas untuk menghindari kerumunan banyak orang. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.