Press "Enter" to skip to content

Dukung Program Sejuta Rumah, BTN Incar Right Issue Rp 5 Triliun

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (BTN) berencana menerbitkan saham baru atau right issue untuk menunjang peningkatan modal inti senilai Rp 5 triliun. BTNmembutuhkan modal untuk merealisasikan program sejuta rumah pada tahap kedua. Demikian dikatakan Wakil Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (10/3).

Apabila tidak dilakukan, jelas anixon, CAR BTN terbatas sehingga ekspansi 350 ribu rumah 1 tahun akan sulit tercapai terutama untuk tahun ketiga, keempat, dan kelima. “Kami antisipasi itu demi ekspansi membangun program sejuta rumah,” ujar Nixon.

Nixon memastikan perseroan telah mendiskusikan rencana right issuedengan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. Pembicaraan dengan Kementerian BUMN dilakukan sebanyak dua kali, sedangkan dengan Kementerian Keuangan dilakukan sekali.

Menurut Nixon, selama ini dalam memperkuat modalinti, perseroan menempuh cara menerbitkan obligasi subordinasi atau subdept. Namun, masalahnya, penerbitan subdept dinilai terlalu mahal sehingga perusahaan harus melakukan efisiensi.

Nixon berharap dalam rencana pendanaan modal di pasar lewat right issue, pemerintah masih akan menggenggam saham mayoritas dengan mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). “Kami harap pemerintah tetap ambil opsi memesan efek terlebih dahulu sehingga saham pemerintah bisa tahan 60 persen sebagai saham mayoritas,” kata Nixon.

Sehingga, Rp 2 triliun saham sisanya akan dikempit oleh publik. BTN menargetkan aksi korporasi sudah bisa diputuskan sebelum pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus 2021. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.