Press "Enter" to skip to content

Di Tengah Pandemi, RUPSLB BNI Manfaatkan e-Proxy eASY.KSEI

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Covid-19 masih mewabah hingga saat ini dan mendorong orang melindungi diri dengan serangkaian protokol kesehatan secara ketat, dari menjaga jarak hingga mengurangi aktivitas dengan banyak orang di satu tempat.

Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia (BNI) menggunakan platformdigital e-proxy yang dikembangkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui sistem eASY.KSEI dan menyediakan live streamingdalam menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BNI di Jakarta, Rabu (2:9).

Melalui platform digital tersebut, BNI tidak hanya mengikuti tren penggunaan fasilitas komunikasi elektronik terbaru, tetapi juga memenuhi protokol yang dipersyaratkan dalam program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia demi menghadapi pandemi Covid-19.

Melalui platform eASY.KSEI, para pemegang saham dapat memberikan kuasa untuk menghadiri dan bersuara dalam RUPSLB BNI. Penggunaan eASY.KSEI diharapkan dapat meningkatkan peran serta semua pemegang saham untuk menghadiri RUPS di mana saja.

Dengan mekanisme ini, salah satu hak dasar pemegang saham, yaitu menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS, tetap terpenuhi sesuai dengan ketentuan perseroan terbatas dan pasar modal. Sehingga pemegang saham tetap mendapat informasi dan bisa memutuskan hal-hal strategis yang merupakan kewenangan RUPS.

Pada 2 September ini, BNI menyelenggarakan RUPSLB dengan agenda Perubahan Pengurus. Kehadiran pemegang saham juga menjadi perhatian perseroan dengan tetap menerapkan dan menjaga kesehatan serta keamanan para pemegang saham tersebut.

Perseroan membagi beberapa tempat bagi pemegang saham yang tetap hadir secara fisik dengan memperhatikan kapasitas ruangan dan pemberian jarak. Selain itu, perseroan menyediakan live streamingpelaksanaan RUPS bagi pemegang saham yang tidak dapat hadir secara fisik.

 Susunan Pengurus

RUPSLB BNI memutuskan untuk susunan Dewan Komisaris dan Direksi BNI adalah sebagai berikut Dewan Komisaris yaitu Komisaris Utama/Komisaris Independen Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, Wakil Komisaris Utama Pradjoto, Komisaris Independen Sigit Widyawa, Komisaris Independen Asmawi Syam, Komisaris Independen Septian Hario Seto, Komisaris Independen Iman Sugema, Komisaris Joni Swastanto, Komisaris Askolani, Komisaris Ratih Nurdiati, Komisaris Susyanto.

Sementara Dewan Direksi adalah Dirut Royke Tumilaar, Wakil Dirut Adi Sulistyowati, Direktur Keuangan Novita Widya Anggraini, Direktur Manajemen Risiko Direktur Manajemen Risiko, Direktur Tresuri dan Internasional Henry Panjaitan, Direktur Bisnis Konsumer Corina Leyla Karnalies, Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Muhammad Iqbal, Direktur IT dan Operasi  Y.B Hariantono, Direktur Human Capital dan Kepatuhan Bob Tyasika Ananta, Direktur Corporate Banking Silvano Winston Rumantir, Direktur Layanan dan Jaringan Ronny Venir.

Adapun penetapan pengangkatan direksi baru berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test). (son)

Mission News Theme by Compete Themes.