Press "Enter" to skip to content

Budiman Sudjatmiko : Sektor Pertanian Hambat Krisis Dampak Pandemi Covid-19

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia Budiman Sudjatmiko mengatakan, desa menjadi tulang punggung ekonomi bangsa ketika krisis akibat pandemi covid-19 yang belum juga berakhir. Karena itu, infrastruktur desa harus terus ditingkatkan diantaranya melalui dana desa sebagai stimulus padat karya tunai yang diarahkan untuk menjaga produktivitas. “Indonesia unggul karena di desa punya warisan tanah yang subur dan iklim yang baik,” kata Budiman saat webinar di Jakarta, Minggu (9/8).

Webinar yang digagas Dreya Communications dengan tema Strategi Hadapi Resesi Ekonomi, Prioritas Dibangun Desa atau Kota, selain Budiman Sujatmiko hadir pula pembicara lainnya Angela Simatupang, dari International Contact Partner RSM Indonesia, dan Andrinof Chaniago, Mantan Kepala Bappenas/Menteri PPN.

Budiman mengatakan, saat ini lebih dari 75 persen penduduk berada di pedesaan, karena itu masa depan tidak lagi terletak di kota bahkan kota ke depan hanya menjadi penyedia jasa. Tapi pusat aktivitas produksi ada di desa-desa. Maka yang perlu disiapkan adalah mendorong inovasi dan digitalisasi masuk desa. “Di situ perlu ada kolaborasi semua stakeholders, terutama pemerintah dan swasta sebagai pilar perkonomian nasional,” papar Budiman.

Politisi PDI-P ini sependapat dengan pembicara lainnya bahwa  perangkat desa layak menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan punya daya saing tinggi. Maka itu, Budiman mengajak semua pihak memajukan warga desa, terutama memberi pelatihan, baik dengan pendidikan formal atau informal.

Menurutnya, pendidikan di berbagai jenjang sangat penting agar warga desa siap menjadi SDM unggul hingga masa datang. Ia mengatakan, Dana Desa masih memegang peranan penting di sini. Sebab Dana Desa bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pendidikan serta investasi demi kemajuan desa. “Dana Desa bisa dipakai untuk mengembangkan pembiayaan pendidikan warga desa. Dalam jenjang pendidikan sekolah hingga perguruan tinggi dan pendidikan vokasional (ketrampilan),” tuturnya.

Keinginan lainnya, sambung Budiman, sebagian Dana Desa harus diinvestasikan bagi pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADes). Dari sana sebagian profit juga bisa dipakai untuk memberi beasiswa kepada warga desa. “Target SDMnya adalah anak desa, remaja desa dan pemuda serta perangkat desa,” imbuhnya.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi untuk memperkuat SDM unggul juga penting dilakukan. Karena itu, digitalisasi harus menyentuh seluruh desa. “Digitalisasi tentu saja dapat membantu menyiapkan SDM desa untuk menguasai teknologi,” jelasnya.

Budiman mencontohkan, dengan menggunakan metode Internet of Things, Datapintar atau Blockchain, pemerintah desa dan direksi BUMDes dan BUMADes dapat merekrut anak-anak desa. Lalu, anak-anak desa yang sukses bekerja di kota dan luar negeri ini dapat menyumbangkan ilmunya secara profesional. “Anak desa yang sedang tinggal di luar negeri juga harusnya bisa didorong menjadi perwakilan BUMDes dan BUMADes membawa nama baik kota asalnya. Tujuannya mereka dapat menjadi penghubung dengan pasar global,” ujarnya.

Sementara Angela Simatupang sependapat bahwa pemberdayaan potensi desa menjadi isu sentral di tengah pandemi ini, karena banyak yang tedampak selama ini banyak kembali ke desa. Meski begitu, pembangunan anatara perkotaan dan pedesaan harus simultan untuk menggerakkan ekomomi.

Ia mengatakan, desa adalah bagian yang harus menjadi perhatian dalam melaksanakan pembangunan sehingga diperlukan sebuah regulasi untuk memfasilitasi masyarakat untuk berproduksi. “Oleh karena itu keberadaan regulasi semakin memberi peluang dan kesempatan percepatan pembangunan dan menggali setiap potensi yang ada di wilayah pedesaan, yang implikasinya akan mendorong percepatan peningkatan perekonomian desa,” jelasnya.

Regulasi ini dibuat sesungguhnya bentuk keseriusan Pemerintah Daerah untuk mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan tarap hidup masyarakat pedesaan, sehingga menjadi bagian penting dalam menata proses pembangunan nasional. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.