Press "Enter" to skip to content

Bandara Tambelan Siap Beroperasi, Begini Persiapannya

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Bandar Udara Tambelan akan segera beroperasi. Seluruh pekerjaan pembangunan bandara, baik di sisi darat maupun udara rampung pada 2020. Rencananya, bandar Udara yang terletak di Pulau Tambelan, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau itu akan dioperasikan dengan penerbangan perintis, yang akan segera dilaksanakan dengan rute Tanjung Pinang- Tambelan.

Pembangunan Bandar Udara Tambelan merupakan wujud komitmen Kementerian Perhubungan, dalam meretas keterisolasian wilayah, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan , terluar dan perbatasan (3TP) di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia dari pinggiran. “Kementerian Perhubungan akan terus melanjutkan pembangunan di wilayah-wilayah 3TP, melalui pembangunan bandara yang dapat melayani angkutan penumpang dan barang. Ini bertujuan agar selain keterisolasian wilayah dapat diretas, juga dapat berkontribusi bagi pembangunan di wilayah tersebut,” ucap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto di Jakarta.

Pulau Tambelan adalah salah satu pulau terluar Indonesia. Secara geografis, sebelah utara Tambelan berbatasan dengan Perairan Kecamatan Midai. Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Karimata, sebelah Barat berbatasan dengan Perairan Laut Cina Selatan, dan sebelah Timur berbatasan dengan Perairan Provinsi Kalimantan Barat.

Potensi pariwisata, khususnya wisata bahari, di pulau ini sangat menjanjikan. Pengunjung pulau yang dikenal luas dengan sebutan ‘Pulau Sabda’ ini dapat menikmati air laut yang jernih. “Pembangunan bandar udara di wilayah terluar seperti Tambelan juga berorientasi agar potensi-potensi wisata dan percepatan pembangunan di Tambelan ini dapat lebih optimal. Kemenhub berkomitmen untuk itu,” uja Dirjen Novie.

Bandara Udara Tambelan memiliki landasan pacu 1.200 meter x 30 meter dan luas terminal 600 meter persegi. Jarak dari kota kecamatan Tambelan ke Bandara ini +/- 2 kilometer. Bandara ini akan dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Dabo Satpel Bandar Udara Tambelan. (son)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 × one =

Mission News Theme by Compete Themes.