BANTEN, BISNISJAKARTA.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten mengoptimalisasikan pelayanan bongkar muat untuk meningkatkan produktivitas dermaga Terminal Curah Kering dan Curah Cair di Pelabuhan Ciwandan, Banten. Komitmen tersebut didukung fasilitas dermaga, lapangan penumpukan, gudang, serta peralatan bongkar muat yang memadai.
Hingga Triwulan I 2026, realisasi produktivitas kinerja terlihat jelas pada kemasan general cargo sebesar 2.773 Ton/Ship/Day (T/S/D) mencapai 117% dari target periode tersebut. Begitu juga dengan kemasan curah kering yang mencapai 112% dari target Triwulan I sebesar 4.975 T/S/D.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro mengatakan, kelancaran aktivitas dan peningkatan produktivitas serta kecepatan layanan dalam operasional merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga efisiensi distribusi logistik dan mendukung kebutuhan industri nasional.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten Benny Ariadi mengatakan, pengembangan terminalisasi menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih fokus, terintegrasi, dan profesional sesuai karakteristik komoditas yang dilayani.
Pelindo Regional 2 Banten merupakan entitas perpanjangtanganan dari Pelindo Kantor Pusat sebagai pengelola aktivitas kegiatan kepelabuhanan di wilayah Banten, yang dibantu oleh Anak Perusahaan Pelindo Group sebagai business operator di bidang pelayanan jasa barang dan kapal.
PT Pelabuhan Tanjung Priok merupakan salah satu anak perusahaan Pelindo Group yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa barang non petikemas. Pelindo Regional 2 Banten sendiri mengelola sejumlah pelabuhan strategis di wilayah Banten seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, dan Pelabuhan Bojonegara.
Terminalisasi dilakukan sebagai upaya menghadirkan pola layanan yang lebih spesifik dan profesional agar aktivitas logistik semakin efisien, terukur, dan transparan. (son)









