Press "Enter" to skip to content

LCC Airport Megahub Dorong Pertumbuhan Pariwisata Domestik

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Bandara Soekarno-Hatta menembus peringkat enam dalam daftar Top 25 Low Cost Carrier (LCC) Airport Megahub 2022 yang dirilis lembaga analisis penerbangan asal Inggris, OAG. Posisi ini lebih baik dari sebelumnya atau naik dua tingkat dimana pada 2019 berada di posisi delapan.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pemulihan penerbangan di tengah pandemi sebagian besar didorong oleh bergairahnya pasar LCC. “Momentumnya adalah ketika situasi pandemi terkendali, masyarakat mulai ingin bepergian untuk berwisata setelah sekitar 2 tahun lebih tidak bepergian. Stakeholder penerbangan mampu mengakomodir tumbuhnya permintaan, dan LCC menjadi pilihan untuk penerbangan dengan tarif terjangkau. Selain tentunya permintaan terhadap maskapai dengan pelayanan penuh (full service) juga meningkat,” ujar Awaluddin.

Maskapai nasional berkategori no frills service (pelayanan standar minimum) atau dikenal juga sebagai LCC yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta adalah Citilink di bawah bendera Garuda Indonesia Group, lalu Lion Air, Super Air Jet, dan AirAsia Indonesia.

Pada Februari 2023, di Bandara Soekarno-Hatta keempat LCC tersebut melayani sebanyak 2,10 juta penumpang di rute domestik, atau menguasai sekitar 78% pasar rute domestik di Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara untuk rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta, pangsa pasar lebih dari 90% masih dikuasai maskapai full service yang mengoperasikan pesawat berbadan lebar (wide body) untuk penerbangan jarak jauh (long haul). “Bandara Soekarno-Hatta menjadi hub bagi wisatawan nusantara dan mancanegara. Wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata menggunakan maskapai nasional, termasuk maskapai di kategori LCC,” jelas Awaluddin.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda Wicaksana mengatakan sejalan dengan pertumbuhan pasar LCC, maka dilakukan penyeimbangan kapasitas terminal penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. “Sejalan dengan peningkatan lalu lintas penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta kembali menjalankan kebijakan penyeimbangan kapasitas terminal (rebalancing capacity), sehingga Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan optimal kepada traveler, dan memastikan penerbangan berjalan dengan lancar,” katanya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.