SURABAYA, BISNISJAKARTA.ID – Menyambut peringatan Hari Al-Quds Internasional, ribuan massa Komite Umat Islam Anti Amerika dan Israel (KUMAIL) menggelar aksi demonstrasi di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) di Surabaya, Jumat (14/3)
Aksi tahunan KUMAIL yang bertepatan dengan hari Jumat terakhir bulan Ramadan itu bertujuan untuk menunjukkan solidaritas terhadap bangsa tertindas Palestina serta mengecam “persekongkolan abadi’ Amerika Serikat dan Israel yang hingga kini terbukti melanggengkan penjajahan di tanah Palestina. “Tujuan aksi ini tentunya tidak pernah berubah sejak pertama kali digelar puluhan tahun yang lalu, adalah bagaimana kita menunjukkan solidaritas kita kepada masyarakat Palestina yang mengalami penindasan dan juga memberikan pengecaman terhadap Israel yang terus menerus melakukan penindasan terhadap masyarakat palestina,” Kata Mahdi, ketua Media Center KUMAIL.
Suasana aksi demonstrasi berlangsung tertib dan damai. Para peserta aksi yang berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur tersebut terlihat mengenakan pakaian serba hitam dan membawa poster serta spanduk yang berisi dukungan dan solidaritas untuk rakyat Palestina serta kecaman terhadap rezim penjajah Israel. “Bahwa busana hitam kami kenakan sebagai simbol matinya kemanusiaan,” Jelas salah satu orator aksi.

KUMAIL mengutuk tindakan biadab Israel yang didukung Amerika Serikat, khususnya serangan intensif dan terus menerus pasukan keamanan serta pemukim ilegal Israel terhadap Jemaah Palestina yang tengah beribadah di Masjid al-Aqsa selama bulan Ramadhan karena terbukti telah merusak perdamaian, menginjak-injak HAM dan hukum internasional. “Tentunya kami mengecam karena sangat melewati batas, banyak sekali hak-hak yang dilanggar disana, selain hak untuk hidup, hak untuk tidak diganggu, dan yang lebih parah adalah hak untuk beribadah dengan tenang,” tegas Mahdi.
KUMAIL berjanji untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam meraih kemerdekaannya serta menuntut agar Amerika Serikat dan Israel segera menghentikan konspirasi jahat mereka di Kawasan Timur Tengah, khususnya di Palestina.
Sementara itu, Abdillah, salah satu orator Kumail menyampaikan alasan mengapa semua harus melawan Israel? “Jika Anda manusia, maka anda tidak boleh diam atas penjajahan, penindasan dan pembunuhan yang terjadi atas sesama manusia. Jika anda tidak melawan Israel, maka anda bukan manusia,” kata Abdillah pada saat orasi hari Al-Quds di Konjen Amerika Surabaya tadi siang.” ujar Abdillah lebih lanjut.

Dari Konjen AS, para aktivis KUMAIL melanjutkan aksinya dengan melakukan long march melewati Raya Darmo menuju Taman Bungkul Surabaya. Aksi yang berlangsung di sepanjang Jalan Darmo ini merupakan aksi lanjutan pada Jumat siang di depan kantor Konjen AS di kawasan Citraland. “Islam terbesar, kemenangan dari Allah. Mampus Amerika, Mampus Israel!” seru peserta long march di sepanjang jalan, sambil mengibarkan bendera Palestina.
Aksi long march berjalan tertib dan aman dengan pengawalan aparat kepolisian setempat. Aksi demonstrasi yang secara rutin digelar setiap tahun ini merupakan bagian dari upaya KUMAIL untuk menggalang dukungan dan solidaritas masyarakat Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Palestina.
KUMAIL berharap bahwa aksi ini dapat memperkuat gerakan solidaritas Palestina di Indonesia dan sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia setia pada prinsipnya dalam menegakkan konstitusi yang dengan tegas menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. (son)










