Press "Enter" to skip to content

UNWTO Apresiasi Kebangkitan Pariwisata Indonesia

Media Social Share

BALI, BISNISJAKARTA.ID – Organisasi pariwisata dunia (UNWTO) mengapresiasi upaya yang dijalankan pemerintah Indonesia dalam penanganan pandemi dan mendorong kebangkitan pariwisata sehingga memberikan dampak yang besar terhadap kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja dalam semangat pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai bertemu dengan Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili di Bali, Minggu (25/9) mengatakan, UNWTO menilai Indonesia berhasil menangani pandemi dan juga mendorong kebangkitan pariwisata. “Kita berharap target kunjungan 1,8 sampai 3,6 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini,” kata Menparekraf.

Saat ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia terus meningkat. Dalam kunjungan ini, lama kunjungan (length of stay) serta kualitas belanja (average spending per arrival) wisatawan mancanegara juga sudah meningkat. Hal ini menunjukkan target pariwisata Indonesia menuju pariwisata yang berkualitas berjalan dengan baik. “Jadi kebangkitan bukan hanya melihat angka-angka tetapi juga kualitasnya. Yang kita sudah catat, sebelumnya (jumlah lama tinggal/length of stay) di bawah 3 hari namun sekarang sudah menuju 3 sampai 4 hari. Belanja yang biasa ditargetkan 1.000 dolar AS sekarang sudah mengarah naik 20 persen sampai 1.200 dolar AS. Tahun depan kalau jumlah kunjungan wisatawan mancanegara stabil di angka 10 ribu sampai 15 ribu (per hari) kita akan kembali di level 4 juta (kunjungan),” kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga mengungkapkan, Indonesia dinilai berhasil dalam meningkatkan daya saing pariwisata di level dunia. Berdasarkan laporan Travel Tourism and Development Index (TTDI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) Indonesia naik 12 peringkat ke posisi 32 dunia. Indonesia berhasil mengungguli negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Ke depan, Indonesia dianggap bisa membawa kepemimpinan dari segi wisata berbasis kebugaran dan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan ini juga mendapatkan tempat yang khusus dalam kebangkitan ini. “Misi kita jelas untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis ekonomi yang berkeadilan, berbasis masyarakat, sehingga membawa pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Tadi UNWTO juga menggarisbawahi untuk kemungkinan forum investasi besar pariwisata dunia juga akan dibawa ke Indonesia tahun depan, juga wellness tourism,” kata Sandiaga.

Serta tidak ketinggalan adalah upaya maksimal Indonesia dalam mengembangkan desa wisata sebagai turunan dari pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. “Ini juga yang tadi disampaikan dalam pertemuan dengan Sekjen UNWTO. Keberhasilan Indonesia menjuarai desa wisata ini menginspirasi banyak negara untuk mengembangkan potensi-potensi rural tourism atau desa wisata di masing-masing destinasi,” ujar Sandiaga. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.