Press "Enter" to skip to content

Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai Makin Diminati

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Sejak kembali beroperasinya penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, trafik penumpang penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai 1.784 penumpang dengan trafik pesawat mencapai 51 pergerakan pesawat. “Pada masa sebelum pandemi COVID-19 tahun 2019, trafik penumpang penerbangan rute internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai 13,8 juta penumpang dengan trafik pesawat internasional mencapai 73.886 pergerakan pesawat,” kata Dirut AP I Faik Fahmi di Jakarta, Senin (28/2).

Faik mengatakan, jumlah maskapai rute penerbangan internasional yang akan beroperasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terus bertambah. Setidaknya hingga 24 Februari 2022 sudah ada 5 maskapai yang telah terbit izin rutenya dan 1 maskapai yang sedang dalam proses pengaktifan kembali rute melalui Direktur Angkutan Udara Kemenhub untuk bulan Maret 2022.

Sebanyak 5 maskapai rute penerbangan internasional yang telah terbit izin rutenya yaitu Jetstar Asia dengan rute Singapura – Denpasar (PP), Scoot dengan rute Singapura – Denpasar (PP), KLM dengan rute Singapura – Denpasar (PP), Garuda Indonesia dengan rute Sydney – Denpasar dan AirAsia dengan rute Kuala Lumpur – Denpasar (PP). Adapun 1 maskapai yaitu Jetstar dengan rute Sydney – Denpasar (PP) & Melbourne – Denpasar (PP) saat ini masih dalam proses pengaktifan rute. “Kami sangat antusias dengan mulai kembali meningkatnya penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Sebanyak 3 maskapai yaitu Jetstar Asia, Scoot dan Garuda Indonesia akan melakukan pendaratan perdana pada 4 Maret mendatang.  Ini sekaligus menambah daftar maskapai internasional yang telah  beroperasi di Bali setelah sebelumnya Garuda Indonesia rute Narita – Denpasar dan Singapore Airlines rute Singapura – Denpasar,” ujar Faik Fahmi.

AP I berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemulihan trafik penerbangan internasional di tengah pandemi COVID-19 melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat dan memastikan segala operasionalnya sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Kami juga berharap trafik penumpang & penerbangan internasional di Bali dapat terus meningkat sehingga mampu mendorong pemulihan ekonomi & pariwisata Bali yang begitu terdampak Pandemi COVID-19 selama lebih dari 2 tahun ini secara berkelanjutan,” tambah Faik Fahmi. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.