Press "Enter" to skip to content

Libur Lebaran, Garuda Siapkan Lebih dari 1,4 Juta Kursi

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – PT Garuda Indonesia akan menyiapkan lebih dari 1,4 juta kursi untuk periode libur lebaran. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 30% dari kursi yang ditawarkan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian diungkapkan Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra saat diskusi Forwahub di Jakarta, Kamis (7/3).

Diskusi bertajuk Potensi Penumpang Udara 2024 menghadirkan Keynote Speech Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) M. Mauludin. Selain Irfan hadir pula sebagai narasumber antara lain Direktur Operasi PT Angkasa Pura I Wahyudi, dan Direktur Utama PT Citilink Indonesia Dewa Kadek Rai.

Ia mengatakan, optimalisasi kesiapan kapasitas penerbangan tersebut sejalan dengan proyeksi peningkatan demand perjalanan transportasi udara pada periode libur lebaran.

Irfan menjabarkan, optimalisasi kapasitas penerbangan tersebut terdiri dari total sedikitnya 818.688 kursi maskapai Garuda, yang terdiri dari 607.283 kursi untuk penerbangan di rute domestik dan 211.405 kursi penerbangan untuk rute internasional.

Sementara, total sedikitnya 1.071.936 kursi yang disediakan Citilink, terdiri dari 1.010.222 kursi untuk penerbangan domestik dan 61.714 kursi untuk penerbangan internasional.

Ketersediaan kursi penerbangan pada periode peak season tersebut turut ditunjang oleh langkah pengoperasian extra flight dari Jakarta ke sejumlah destinasi dengan potensi pertumbuhan demand penumpang yang tinggi, seperti Balikpapan, Solo, Semarang, Pekanbaru, Lombok, Makassar, Kualanamu, dan Manado yang dioperasikan Garuda Indonesia.

Sementara berbagai rute intra-Sumatra yang dilayani Citilink, seperti Kualanamu-Gunung Sitoli pp, Kualanamu-Pekanbaru, serta penerbangan menuju Bali yang dilayani dari Jakarta maupun Lombok.

Selain mengoperasikan penerbangan tambahan tersebut, Garuda Indonesia juga mengoptimalkan kapasitas penerbangan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar pada rute-rute tertentu.

Irfan mengungkapkan, jelang periode peak season kali ini, Garuda Indonesia Group juga memaksimalkan kesiapan operasional secara menyeluruh dengan memastikan optimalisasi aspek safety, perawatan armada, dan infrastruktur layanan penunjang penerbangan mulai pre flight hingga post flight, serta mengintensifkan koordinasi bersama stakeholder kebandarudaraan.

Ia mengatakan, Garuda Indonesia Group berupaya memaksimalkan momentum ini, tidak hanya dengan memastikan kesiapan operasional penerbangan yang optimal, namun juga dengan memaksimalkan aksesibilitas layanan penerbangan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.