JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Program diskon stimulus penyeberangan yang digulirkan pemerintah selama periode Nataru terbukti efektif mendorong mobilitas masyarakat dan pergerakan ekonomi. Hingga berakhir, PT ASDP Indonesia Ferry mencatat realisasi penyerapan kuota stimulus mencapai 96,17 persen, dengan nilai subsidi terserap sebesar Rp30,8 miliar dari total target penerima manfaat.
Selama periode Nataru, program stimulus ini dimanfaatkan oleh 2,25 juta pengguna jasa dari target 2,34 juta penerima manfaat. Capaian tersebut mencerminkan ketepatan sasaran kebijakan sekaligus tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyeberangan yang terjangkau dan andal.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Kementerian Perhubungan atas kepercayaan yang diberikan kepada ASDP dalam menjalankan program stimulus tersebut. Menurutnya, capaian ini menunjukkan peran strategis layanan penyeberangan dalam menjaga kelancaran mobilitas nasional, khususnya pada periode puncak liburan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan, tingginya pemanfaatan stimulus di lintasan utama menunjukkan peran vital jalur penyeberangan sebagai tulang punggung konektivitas antarwilayah. “Capaian ini kami dukung dengan kesiapan operasional, koordinasi lintas pemangku kepentingan, serta penguatan fasilitas dan layanan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” jelasnya.
Seiring dengan keberhasilan stimulus Nataru, ASDP juga mencatat kinerja solid dengan melayani 7,8 juta penumpang dan 15,8 juta unit kendaraan di seluruh lintasan penyeberangan nasional. Untuk mendukung layanan tersebut, ASDP mengoperasikan 318 lintasan, 222 kapal, dan 37 pelabuhan di bawah koordinasi 27 cabang.
Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya dalam menjaga nadi mobilitas dan konektivitas Indonesia. (son)










