Press "Enter" to skip to content

Optimalkan Layanan Ketapang–Gilimanuk, ASDP Operasikan Kapal Sesuaikan Kondisi Perairan

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – PT ASDP Indonesia Ferry terus mengoptimalkan layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan. Sejauh ini, sebanyak 24 kapal dioperasikan dengan pola operasi yang disesuaikan secara dinamis berdasarkan kondisi cuaca, gelombang, angin, arus dan pasang surut, serta kesiapan kapal dan dermaga.

Dalam setiap penyesuaian pola operasi, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dan krusial. Seluruh keputusan operasional dilakukan melalui koordinasi dengan para regulator, KSOP dan BPTD.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, optimalisasi armada dilakukan untuk meningkatkan jumlah kendaraan yang dapat diseberangkan dan mengurangi kepadatan secara bertahap.

Menurut Windy, kepadatan yang masih terjadi merupakan akumulasi kendaraan dari periode sebelumnya sehingga proses penguraiannya membutuhkan waktu. Produktivitas penyeberangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah kapal, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perairan, dinamika pasang surut, proses manuver dan sandar, siklus bongkar muat, serta kesiapan dermaga.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan, operasional akan terus dimaksimalkan pada setiap periode ketika kondisi cuaca dan perairan memungkinkan. “Kami terus menjaga ritme bongkar muat di seluruh dermaga yang dapat dioperasikan. Setiap momentum kondisi cuaca dan perairan yang mendukung akan dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas agar kendaraan dapat diseberangkan secara konsisten dan kepadatan berangsur berkurang,” ujar Media.

Jumlah kapal dan pola operasi dapat disesuaikan secara dinamis berdasarkan kebutuhan serta kondisi aktual di lapangan. Penyesuaian dilakukan melalui koordinasi dengan KSOP dan BPTD, dengan mempertimbangkan cuaca, gelombang, angin, arus dan pasang surut, kesiapan kapal dan dermaga, volume kendaraan, serta keselamatan pelayaran sebagai pertimbangan utama.

ASDP terus mengoptimalkan kapasitas layanan agar jumlah kendaraan yang dapat diseberangkan meningkat dan antrean berkurang secara bertahap. Pemantauan kondisi cuaca dan perairan dilakukan bersama BMKG, KSOP, BPTD, dan otoritas terkait sebagai bagian dari pengendalian operasional.

ASDP mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas dan pengaturan lalu lintas yang diterapkan, serta memperhatikan informasi resmi mengenai kondisi pelayanan sebelum menuju pelabuhan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.