Press "Enter" to skip to content

BUMN Transportasi Diminta Tekan Biaya Logistik

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sejumlah BUMN yang bergerak di sektor transportasi, pelabuhan, dan bandara agar meningkatkan layanan dan juga memperkuat ekosistem dalam menekan tingginya biaya logistik.

Menteri BUMN mencontohkan Bandara Kualanamu di Sumatera Utara bertransformasi dengan menggandeng mitra strategis, GMR Airports. Kerja sama tersebut mendorong peningkatan kualitas pengelolaan Bandara Kualanamu menjadi lebih profesional. “Tak hanya itu, Bandara Kualanamu juga menjadi hub internasional dan menjadi hub pariwisata dan kargo. Hal ini akan memperbaiki rantai pasok kita menjadi lebih baik,” ucap Erick.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan kemitraan strategis di Bandara Kualanamu mendorong optimalisasi sumber daya dalam mendukung operasional penerbangan. “AP II dan mitra strategis berkolaborasi dengan baik, dan memberikan dampak positif terhadap operasional Bandara Kualanamu. Data-data menunjukkan perbaikan, misalnya saat ini tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) di Bandara Kualanamu bisa mencapai sekitar 75% dari sebelumnya sekitar 69%,” paparnya.

Di samping itu, kata Awaluddin, alat produksi Bandara Kualanamu yaitu slot time penerbangan untuk rute domestik dan internasional secara kumulatif juga meningkat dari sebelumnya 294 slot time per hari kini menjadi 314 slot time per hari. Ini berkat kolaborasi yang baik untuk optimalisasi operasional bandara.

Optimalisasi operasional ini berdampak pada keberhasilan Bandara Kualanamu dalam menangkap peluang yang ada dalam periode pemulihan sektor penerbangan di tengah pandemi COVID-19. “Sepanjang 2022, jumlah pergerakan penumpang di Bandara Kualanamu mencapai 5,85 juta penumpang atau melonjak sekitar 88% dibandingkan dengan 2021 sebanyak 3,10 juta penumpang,” ujar Awaluddin. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.