Press "Enter" to skip to content

YLKI Sebut, Peraturan Berubah-Ubah Perburuk Industri Penerbangan

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Kewajiban menjalani test rapid antigen dan PCT membuat hampir sebagian besar masyarakat membatalkan tiket penerbangan ke sejumlah daerah di Tanah Air. Realitas tersebut membawa dampak kerugian besar bagi pelaku industri di Indonesia, seperti industri penerbangan dan perhotelan, terlebih menjelang musim liburan Natal dan Tahun Baru. “Dampak peraturan yang berubah ini, memperburuk kondisi industri penerbangan di Tanah Air,” kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi dalam diskusi online di Jakarta, Sabtu (8/12).

Diskon Forwahub #11 bertajuk Disiplin Protokol Kesehatan Kunci Pulihnya Lalu Lintas Penerbangan menghadirkan tiga pembicara, selain Tulus Abadi juga Dirut AP II Muhammad Awaluddin, dan Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Agus Taufik Mulyono.

Menurut Tulus, kebijakan pemerintah terkait liburan akhir tahun yang dipersingkat juga menyebabkan banyak masyarakat membatalkan tiket dan booking hotel. Padahal, kata Tulus, momentum libur Natal dan Tahun baru ini menjadi lahan bagi industri transportasi dan perhotelan mendapat pemasukan setelah Pandemi Covid-19 melumpuhkan aktivitas mereka.

Sementara terkait implementasi standar Prokes, Tulus berharap, tidak boleh ditawar-tawar, dimanapun tempatnya. Di sektor transportasi udara, kata Tulus, implementasi Prokes paling presisi, dibanding sektor transportasi lainnya.

Namun demikian, Tulus berharap, aturan di sektor transportasi udara perlu dikaji kembali (direvisi), mengingat teknologi HEPA pada pesawat yang telah menjamin bebas virus Covid-19.

Tulus mengapresiasi bahwa implementasi Prokes di bandara secara umum sangat baik; di check in area, SCP 1 dan SCP 2, ruang tunggu, dan area tenan-tenan. Apalagi, masing-masing SCP dilengkapi dengan sinar UV, sehingga virus/bakteri di bagasi bisa steril.

Ia juga mengapresiasi untuk Bandara Soetta mendapatkan AHA (AirPort Health Certication) dari IATA bersama Changi AirPort Singapura.

Tulus berharap program Safe Travel Campaign agar tetap dilanjutkan dan diperkuat, untuk mendorong Public trust dalam menggunakan jasa penerbangan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.