Press "Enter" to skip to content

Gunakan Alat Rapid Tes Bekas di Bandara Kualanamu, Sejumlah Pelaku Ditangkap

Media Social Share

MEDAN, BISNISJAKARTA.ID – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mendukung penuh penangkapan pelaku penggunaan alat Rapid test Antigen yang tidak steril di Bandara Kualanamu, Deli Serdang oleh Tim Subdit IV Tiindak Pindana Tertentu Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.

Seperti yang telah disampaikan oleh pihak kepolisian, telah terjadi penyalahgunaan alat Rapid test Antigen secara berulang kepada calon pengguna transportasi udara, dengan menggunakan alat Rapid test Antigen (stick cotton bud) bekas yang dibersihkan, tanpa mempergunakan alat Rapid test Antigen yang baru.

Hal ini menjadi perhatian utama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Udara selaku Ketua Komite Nasional Fasilitasi (FAL) Udara.

yang bertanggung jawab untuk mendukung kelancaran pergerakan pesawat udara, awak pesawat, penumpang dan barang, kargo, pos dan barang perbekalan pesawat dan dokumen di Bandar Udara Internasional.

Komite FAL Bandar Udara juga memiliki kewenangan untuk mengkoordinasikan dan merekomendasikan kepada Komite Fasilitasi Nasional atau instansi pemerintah terkait untuk mengambil langkah-langkah yang perlu dalam batas batas kewenangan yang ada.

Selain itu juga memeriksa masalah-masalah yang muncul terkait pemeriksaan pesawat udara, penumpang, bagasi, kargo dan pos jika memungkinkan menyelesaikan masalah di Bandar Udara tersebut.

Dalam melaksanakan tugasnya Komite Fasilitasi wajib menerapkan prinsip koordinasi, integritas dan sinkronisasi dalam lingkungan Komite, antar satuan organisasi di lingkungan Bandar Udara sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

Oleh karenanya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta kepada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan untuk mendampingi dan memfasilitasi tim pemeriksa selama proses investigasi di Bandar Udara Kualanamu.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga meminta Seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara dan Penyelenggara Bandar Udara untuk melakukan koordinasi dengan KKP atau Dinas Kesehatan yang bertugas di Bandar Udara, agar dapat melakukan pemeriksaan rutin terhadap pelayanan kesehatan di bandaranya masing-masing, yang juga merupakan bagian dari Komite Fasilitasi Bandar Udara. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.