Press "Enter" to skip to content

UMKM Dipercaya Mampu Mengurangi Angka Kemiskinan

Media Social Share

DEPOK, BISNISJAKARTA.ID – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi dalam pembangunan perekonomian nasional. UMKM dipercaya sebagai pencipta lapangan kerja baru yang diharapkan berdampak kepada berkurangnya pengangguran dan terciptanya pemerataan pendapatan masyarakat, hal ini memperlihatkan peran stategik UMKM dalam pengentasan kemiskinan dan pendorong kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, UMKM telah terbukti mampu bertahan disaat krisis ekonomi terjadi. Kemampuannya dalam bertahan disaat banyak usaha besar yang mengalami kebangkrutan, menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian yang mampu menopang kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, keberadaan Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, berdampak negatif pula bagi UMKM, bahkan perekonomian nasional, karena kontribusi UMKM yang sangat besar. Data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) menyebutkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) sebesar 61,1%, dan sisanya yaitu 38,9% disumbangkan oleh pelaku usaha besar.

Menyadari potensi UMKM yang besar dalam perekonomian nasional, pemerintah mengambil kebijakan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro dan kecil agar dapat naik kelas menjadi usaha menengah. Hal ini tentunya bukan saja hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun merupakan tanggungjawab dari berbagai pihak, seperti dunia industri dan perguruan tinggi bahkan masyarakat itu sendiri.

Salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian nasional, perguruan tinggi melakukan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu perwujudan dari tri darma perguruan tinggi.

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta yang dilaksanakan di kota Depok, kecamatan Bojongsari, kelurahan Duren Mekar, dan bertempat di Perumahan Bukit Sawangan Indah, bertema pelatihan dan pembekalan entrepreneurial marketing bagi UMKM pemula anggota Koperasi Bunda Sejahtera.

Entrepreneurial marketing (pemasaran kewirausahaan) adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh pelaku usaha pemula atau wirausaha sektor mikro dengan prinsip-prinsip kewirausahaan. Tidak semua pelaku usaha mikro berjiwa entrepreneur, sehingga perlu di lakukan edukasi ke arah pemasaran yang dilakukan oleh entrepreneur.

Entrepreneur adalah mereka yang menciptakan sesuatu yang baru, atau mereka yang jeli melihat peluang, hal ini disampaikan oleh Suharyati selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat kepada peserta pelatihan yang terdiri dari 24 anggota Koperasi Bunda Sejahtera kota Depok.

Tati Handayani, sebagai anggota dalam tim pengabdian kepada masyarakat ini, mengatakan penting dilakukan kolaborasi antara UMKM dan Koperasi dalam mewujudkan peningkatan ekonomi nasional. Koperasi dapat berperan sebagai pihak yang memberi pinjaman modal kerja kepada pelaku usaha baru sektor mikro sekaligus dapat berperan sebagai wadah pemasaran produk UMKM yang merupakan anggota koperasi tersebut.

Kegiatan yang dilakukan dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta, selain memberikan edukasi mengenai penerapan pemasaran kewirausahaan bagi pelaku usaha baru, juga memberikan pelatihan dan pembekalan pembuatan produk kerajinan seperti Bunga Kristal dan Lilin Aromaterapi sebagai inspirasi bagi pelaku UMKM pemula dalam membuka usaha baru.

Sebagai upaya untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan kapasitas UMKM dan menjadikan UMKM naik kelas, kegiatan pelatihan ini perlu dilakukan secara berkesinambungan agar UMKM sebagai pelaku usaha pemula dapat lebih terarah, dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi terhadap produk atau layanan yang ditawarkan kepada konsumen, hal ini disampaikan oleh Kery Utami sebagai anggota tim pengabdian kepada masyarakat ini.

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus dilibatkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sebagai wujud dari kepedulian mereka terhadap masyarakat atau lingkungan sekitarnya sekaligus menerapkan ilmu yang didapat di perkuliahan.

Fani, merupakan salah satu dari empat mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini, mengatakan sangat besar manfaatnya bagi dirinya karena dapat terjun langsung kemasyarakat dalam membantu terselenggaranya kegiatan praktek pembuatan produk UMKM pemula. Hal ini didukung pula oleh Najla, Fitri, dan Tiara.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sejak bulan Juli 2022 dan masih di lakukan pendampingan hingga bulan September 2022 mendatang. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.