Press "Enter" to skip to content

PPOP BNI Tumbuh 24,4 Persen, Simak Angkanya

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – PT Bank Negara Indonesia (BNI) terus memperkuat fundamental bisnisnya melalui BNI Corporate Transformationyang mulai menunjukkan hasil positif sebagai modal dalam menghadapi tantangan dan persaingan pada industri keuangan, sesuai dengan hasil laporan keuangan posisi Semester I 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (Audited).

Dirut BNI Royke Tumilaar saat Press Conference Paparan Kinerja BNI Semester I 2021 di Jakarta, Senin (16/8) mengatakan, perseroan menghasilkan Pre-Provisioning Operating Profit(PPOP) yang terus tumbuh dalam 5 kuartal terakhir, dimana pada Semester I – 2021 mencapai puncaknya dengan pertumbuhan 24,4 % atau sebesar Rp 16,1 triliun.

PPOP yang solid tersebut, kata Royke, ditopang oleh kuatnya pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (NII) sebesar 18,2% atau mencapai Rp 19,3 triliun. “Ini merupakan dampak dari pertumbuhan kredit sebesar 4,5%, sehingga total kredit BNI mencapai Rp 569,7 triliun pada posisi Juni 2021,”!ungkap Royke.

Ia mengatakan, PPOP juga didukung oleh pertumbuhan Pendapatan Non Bunga sebesar 19,2% atau Rp 6,8 triliun, yang dihasilkan dari Fee Based Incomeyang kuat, baik dari Pengelolaan Rekening dan Kartu Debit, ATM dan kanal layanan elektronik, Trade Finance, serta Marketable Securities. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.