JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Sektor makanan dan minuman (mamin), merupakan sektor yang menjadi andalan pertumbuhan ekonomi dan banyak menyerap tenaga kerja. Untuk itu event yang digelar Perkumpulan Penyelenggaraan Jasa Boga Indonesia (PPJI) Expo 2022, diharapkan menjadi momen kebangkitan pelaku usaha jasa boga (katering).
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, selama pandemi Covid-19 industri jasa boga mengalami masa sulit. Untuk itu penyelenggaraan event PPJI Expo 2022 menjadi pendorong ekonomi di sektor usaha penyelenggaraan pernikahan khusus katering. “Saya mengapresiasi PPJI di tengah pandemi masih terus semangat mengerakkan perekonomian para anggotanya,” imbuh Menteri Teten saat membuka PPJI Expo 2022 di Smesco Indonesia. Jakarta, Sabtu (5/2/).
Untuk diketahui, nilai ekspor sektor makanan dan minuman tercatat mencapai 31,2 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 449,1 triliun pada 2020. Jumlah itu meningkat 13,94 persen dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 27,4 miliar dolar AS (Rp 394,4 triliun). “Saya optimis kalau pandemi bisa diatasi dengan baik, kita pasti berhasil nilai ekspor akan tumbuh lebih baik dari dari sekarang ini,” ujar Menteri Teten.
Ia mengatakan, saat ini melihat penyelenggaraan acara pernikahan merupakan salah satu media mengangkat kekayaan budaya di Indonesia, melalui hidangan yang disajikan, souvenir dan aksesoris pendukung tema penyelenggaraan acara. “Agregasi produk, jasa dan pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan penggunaan produk dan jasa lokal dan dengan skala ekonomi meningkatkan daya saing,” ujar Teten.
MenKopUKM berharap, PPJI dapat berperan sebagai agregator bagi para pelaku UMKM binaannya untuk melakukan ekspor, mengingat PPJI memiliki sekitar 3.000 anggota di seluruh Indonesia.
Menurutnya, saat ini terdapat beberapa UKM yang telah melakukan agregasi ekspor bagi produk UMKM lainnya ke beberapa negara. Diharapkan PPJI juga menjadi agregator bagi anggotanya. Bisa membawa anggota sampai menembus ke luar negeri.
Atas diselenggarakannya PPJI Expo 2022, Menteri Teten berharap, kerja sama dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan asosiasi dan berbagai pihak dapat terus dijaga. “Kepada seluruh peserta pameran, saya harapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk berjejaring sekaligus mempromosikan produk dan jasanya,” pungkas Teten. (son)










