Press "Enter" to skip to content

Pemda Diminta Segera Bentuk Lembaga Inkubator

Media Social Share

BALI, BISNISJAKARTA.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) meminta agar pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, untuk segera membentuk Lembaga Inkubator. “Pemda harus membentuk dan mengembangkan lembaga inkubator paling sedikit satu lembaga inkubator oleh Pemprov dan satu lembaga inkubator oleh Pemda Kab/Kota, serta memfasilitasi Inkubasi minimal 50 Tenant/Tahun oleh Pemprov dan 20 Tenant/Tahun oleh Pemda Kabupaten/Kota,” kata Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Siti Azizah saat kegiatan Sosialisasi Pendirian Lembaga Inkubator se-Provinsi Bali, Rabu (25/5).

Azizah mengatakan untuk meningkatkan daya saing nasional perlu ditumbuh-kembangkan wirausaha yang tangguh, kreatif dan profesional. Inkubator bisnis merupakan wahana yang efektif untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan, kemampuan, jejaring, dan wawasan berusaha. Itu sebabnya lembaga inkubator sangat diperlukan untuk mendorong percepatan kewirausahaan nasional.

Jumlah UMKM di Indonesia hingga saat ini sebanyak 64,2 juta unit. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 17,45% yang memiliki jiwa kewirausahaan, sedangkan sisanya 82,15% belum memiliki jiwa kewirausahaan. Hal ini menunjukkan kualitas UMKM Indonesia masih harus ditingkatkan. Hasil survei World Economic Forum pada bulan Agustus 2019 menyebutkan sebanyak 35,5% pemuda usia 15-35 tahun di Indonesia ingin menjadi wirausaha, atau satu dari tiga di Indonesia pemuda ingin menjadi wirausaha.

Inkubator Bisnis merupakan tuntutan dari perkembangan ekonomi global yang terjadi karena adanya perubahan yang cepat dan signifikan di bidang teknologi, telekomunikasi, digitalisasi, dan adanya deregulasi dan globalisasi. Perubahan tersebut memaksa adanya perubahan pada setiap pelakunya mulai dari skala negara, perusahaan/organisasi, dan individu.

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM telah bersinergi dengan 11 Lembaga Inkubator dari 8 Perguruan Tinggi dan 3 Pemda terpilih melalui program Fasilitasi Pengembagan Lembaga Inkubator dan Fasilitasi Inkubasi usaha bagi Start-Up yang menginkubasi sekitar 284 Tenant. Sedangkan untuk tahun 2022,  Deputi Bidang Kewirausahaan merencanakan bersinergi dengan 32 Lembaga Inkubator yang dibagi kedalam 2 kegiatan, yaitu 10 lembaga Inkubator bersinergi untuk menginkubasi 100 StartUp, dan 22 Lembaga Inkubator bersinergi untuk pengembangan lembaga inkubatornya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.