Press "Enter" to skip to content

Fesyen Menjadi Andalan Ekspor Ekspor Ekonomi Kreatif

Media Social Share

BALI, BISNISJAKARTA.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa subsektor fesyen menempati peringkat pertama dalam kontribusi nilai ekspor ekonomi kreatif nasional.

Subsektor fesyen masih menjadi andalan ekspor ekonomi kreatif Indonesia dengan nilai kontribusi sebesar 61,6 persen. Sementara peringkat kedua diisi subsektor kriya sebesar 30,95 persen dan ketiga subsektor kuliner 6,76 persen. “Fesyen ini menduduki peringkat utama dari nilai ekspor ekonomi kreatif kita, subsektor fesyen menciptakan lapangan kerja sekitar 2 juta dari seluruh rangkaian rantai pasok ekosistem fesyen,” kata Menparekraf Sandiaga saat menghadiri Fashion Show Scraf Media, di Bali Collection Nusa Dua Bali, Kamis (17/11).

Karenanya Menparekraf Sandiaga mengapresiasi penyelenggaraan Scraf Media Fashion Show yang menunjukkan betapa besarnya potensi fesyen tanah air khususnya modest fesyen.

Scraf Media Fashion Show adalah bukti besarnya potensi industri modest fesyen Indonesia dan diharapkan dapat menjadi wadah lahirnya gagasan baru pengembangan industri modest fashion Indonesia. Sehingga Indonesia tidak hanya menjadi market namun juga menjadi pemain kunci dalam industri modest fesyen dunia.

Scraf Media juga membuka Scraf Media Store untuk mempublikasikan gaya hidup halal, modest fesyen hingga home living. Scraf Media Store berisikan 12 jenama dari beberapa daerah di tanah air yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Bangka Belitung dan Bali. “Kami sangat mendukung untuk memulai suatu lembaran baru agar di bawah Scraf Media, Gekraf, dan kolaborasi dengan pemerintah, kita bisa menjadi juara dunia. Bukan hanya juara kandang tapi kita juara dunia,” kata Menparekraf.

Pada kesempatan itu, Menparekraf juga menyampaikan bahwa gerai planogram yang dikelola Kemenparekraf di Bali Collection berhasil meraih penjualan di atas Rp 20 miliar. “Untuk planogram, kami memberi update bahwa setelah G20 ini akan diperpanjang, Ternyata kita bisa membukukan penjualan di atas Rp 20 miliar, berarti penjualan onlinenya lebih besar dari pada offline, dan konsepnya 20/80. Pembelinya dari delegasi, pengunjung, dan juga kita-kita di sini,” kata Menparekraf Sandiaga. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.