Press "Enter" to skip to content

Bongkar Monopoli Kartel Kuota Ekspor Sarang Burung Walet

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Sarang Burung Walet adalah sebuah Warisan Kebanggaan dari Jaman Kerajaan Nusantara. Diternak, dikembangkan, serta Dibudidayakan oleh Para Petani Sarang Burung Walet yang ada di Nusantara Negara Indonesia. Kemudian dikemas dan di olah menjadi sebuah Produk Unggulan Indonesia.

Sarang burut walet saat ini, Bertumbuh kembang menjadi Sumber Penghasilan untuk Petani, Pelaku Ekspor, dan Pendapatan Devisa Bagi Negara, Serta Membuka Lapangan Kerja.

Maka Warisan ini harus dipertahankan baik Kualitas Maupun Kuantitas , khususnya oleh para pelaku ekspor, dan Menjaga Produk Unggulan ini Supaya Baik dimata Internasional.

Ada hal yang menarik tidak diketahui oleh Publik saat ini terkait dengan informasi adanya Dua Perusahaan Eksportir Sarang Burung Walet yang Telah Memiliki Eksportir Terdaftar ke Negara China Bermasalah.

Perusahaan Pertama Melakukan Ekspor Melebihi dari kapasitas Produksi yang ditetapkan, dan satu  Perusahaan lagi terkait dengan kandungan Nitrit yang melebihi ketentuan diatas 30 ppm.


Informasi tersebut disampaikan dan diberitahukan oleh Otoritas Kepabeanan China yaitu General Administration Of Customs China ( GACC ) dengan adanya Pemasalahan Tersebut hal ini menjadi citra buruk ke negara  Tujuan Ekspor, apalagi dilakukan sejak didaftarkan pertama kali Ke China Tahun 2017.

Terkait dengan Perusahaan ekspor sarang burung wallet yang melebihi dari kapasitas Produksi (Over Kuota) tentunya ini harus diselidiki dan di Investigasi ditindak Tegas dan Dicabut Izin Ekspornya karena Perusahaan Tersebut Sudah Melanggar dan Melabrak Regulasi Bilateral Perdagangan yang sudah disepakati Indonesia – China.

Karena sudah Melakukan Monopoli sera Kartel Ekspor Sarang Burung Walet Ke Negara China. Badan Karantina Pertanian ( Barantan ) yang Secara Teknis Melakukan Regulasi dan Pendampingan terhadap Para Pelaku Ekspor Sarang Burung Walet tidak Melakukan Tindakan yang Tegas sebagaimana mestinya  terhadap Perusahaan yang Melakukan Monopoi ekspor sarang burung wallet Melebihi Kuota, malahan diberikan kesempatan untuk ekspor Kembali Ke Negara China, ada hal yang lebih aneh lagi Perusahaan tersebut yang sudah jelas melanggar kepatuhan diberikan Kuota Ekspor Lima kali lipat Sebelumnya oleh  Badan Karantina Pertanian (Barantan) seharusnya perusahaan tersebut diberikan sangsi berat dan tindakan tegas, serta dicabut izin Ekspornya oleh Badan Karantina Pertanian ( Barantan ) ini hanya di evaluasi melalui pembinaan dan di Audit Secara Virtual.

Hal ini menjadi sebuah tanda tanya besar Bagi Para pelaku ekspor Sarang burung wallet yang selama ini menjalankan regulasi Protokol Kepatuhan, sehingga tidak adanya keadilan, dan Merugikan terhadap para pelaku ekspor yang selama ini memiliki kuota terbatas tetapi menerapkan Regulasi Protokol Bilateral untuk ekspor, apabila System Tracebility (Ketertelusuran) diterapkan sungguh-sungguh oleh Badan Karantina Pertanian (Barantan).

Maka Hal ini  tidak akan terjadi over kuota ekspor, dengan mudah system Tracebility Memonitor dari hulu sampai Hilir asal muasalnya sarang burung wallet ini apabila system tersebut Berjalan maksimal, Persoalan over Kuota Ekspor ini jangan dianggap sepele oleh Badan Karantina Pertanian (Barantan).

Jangan sampai  Timbul Pertanyaan dari Publik Bahwasanya ada Permainan antara Barantan dan Pelaku ekspor yang Bemasalah  ini. Maka dengan ini Kami Dari Fortuna (Forum Satu Nusantara) Menyatakan Sikap : 1. Tindak Tegas Perusahaan Kartel Monopoli Ekspor Sarang Burung Walet. 2. Cabut Segera Izin Ekspornya. 3. Terapkan sungguh-sungguh System Tracebility (Ketertelusuran). 4. Selidiki dan Investigasi Oknum-oknum Perusahaan Tersebut. 5. Selamatkan Petani Sarang Burung Walet Indonesia. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.