JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Pentingnya edukasi dan literasi harus terus digalakan, karenapemahaman serta akses masyarakat terhadap produk dan jasaasuransi relative masih rendah. Sejatinya layanan asuransiberguna sebagai bagian perencanaan keuangan, dalamkehidupan masyarakat untuk memproteksi diri dan keluargaserta aset mereka.
Menurut Plt. Direktur Utama BRI Life I Dewa Gede Agung, rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia sebagian besardisebabkan kurangnya pemahaman masyarakat akan manfaatproteksi asuransi, sehingga seluruh stakeholders harusbergotong-royong bersama-sama untuk mengenalkan pentingnyaasuransi kepada masyarakat Indonesia.
Dewa mengatakan,”Kami terus berupaya untuk selaluberkomitmen, guna meningkatkan literasi sekaligus penetrasiasuransi. Sejatinya hampir disetiap tahapan hidup masyarakat, sejak memulai bisnis/karirnya, berkeluarga, bahkan saat puncakwealth/kemakmuran yang berhasil diraih suatu individupunmemerlukan asuransi” .
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis di BRI Life dan juga pertambahan usia perusahaan, BRI Life memastikan seluruhBRILiaN Tangguh di BRI Life, memahami visi perusahaanuntuk “Tumbuh Berkelanjutan Tangguh Mengeksekusi”.
Terkait hal ini Dewa menuturkan, “Tumbuh Berkelanjutan;Tangguh Mengeksekusi, kami jadikan tema Perayaan HUT BRI Life yang ke-36 tahun ini, karena kami tidak hanya inginsekedar tumbuh, namun pertumbuhan yang diharapkan adalahpertumbuhan yang berkelanjutan yang mampu memberikan ketenangan bagi masyarakat Indonesia melalui ketersediaan akses dan layanan yang sesuai dengan kaidah-kaidah market conduct untuk seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Tumbuh berkelanjutan juga berarti kita peduli dengan pentingnyagovernance yang baik serta peduli dengan environment dan lingkungan social disekitar kita. Tangguh mengeksekusi diharapkan mandarah daging dalam diri setiap insan BrilianTangguh yang memegang teguh core value AKHLAK. “Komitment BRI Life dalam bisnis asuransi jiwa selama inidisupport oleh rekan-rekan media, untuk itu, melalui Media Engagement yang diselenggarakan hari ini, yang bertepatandengan Hari Ulang Tahun BRI Life ke-36, secara khususdiselenggarakan sebagai ungkapan rasa terimakasih BRI Life kepada rekan–rekan media,” imbuhnya.
Turut hadir mendampingi I Dewa Gede Agung dalam acara konferensi pers dan Media engagement bertepatan dengan HUT BRI Life ke-36 antara lain Direktur Pemasaran Sutadi, DirekturOperasional Yosie William Iroth serta Lim Chet Ming selakuDirektur Keuangan BRI Life.

Produk dan Agen
Asuransi BRI Life akan terus berusaha untuk tetap menjagakepercayaan nasabah dan masyarakat, dengan menawarakanproduk asuransi yang dapat diterima, serta merekrut tenagapemasaran, memastikan seluruh tenaga pemasaran berlisensiserta membekali dengan berbagai pelatihan yang dibutuhkansehingga handal dan berkualitas, sehingga dapat memberikanpelayanan terbaik.
Direktur Pemasaran BRI Life Sutadi menjelaskan bahwa, Produk serta segmentasi BRI Life telah berada di jalur yang on the track, yang sesuai dengan segment BRI. Produk yang dijual, dominan telah mengarah ke proteksi, dan portofoliounilink terus dikurangi. Saat ini, bisnis BRI LIfe 85% bergerakdi kanal bisnis Bancassurance.
Sutadi memaparkan, “Saat ini kami sedang mengembangkanpemasaran produk asuransi jiwa melalui BRImo, yang merupakan super apps yang dikembangkan oleh Bank BRI. Proses ini masih dalam tahap awal untuk mendapatkan alurkerja yang memenuhi harapan nasabah BRImo”. “Selain itu, pengembangan pemasaran melalui Agen BRILinkyang menggunakan media EDC Android sebagai tools pemasaran terus dioptimalkan. EDC Android ini merupakanpengembangan yang luar biasa dari tools yang digunakansebelumnya yaitu mesin EDC yang secara fisik digunakan oleh Agen BRILink, yang saat ini jumlahnya mencapai sekitar666.038 ribu agen” tutup Sutadi
Kepemilikan Aset
Pasca masuknya FWD dalam ekosistem BRI Life, untuk secarabersama memanfaatkan expertise masing-masing perusahaan, sejauh ini sudah sesuai dengan harapan guna memperkuatpenetrasi pasar asuransi Indonesia.
Dalam paparannya Direktur Keuangan BRI Life Lim Chet Ming mengatakan, “FWD, sebagai salah satu pemegang sahamBRI Life, memiliki view serta harapan khusus kepada BRI Life khususnya di usia 36 tahun ini, agar dapat semakinmengokohkan eksistensinya sebagai perusahaan asuransi jiwayang tidak hanya kuat tapi juga sehat”. “Kami akan terus mendorong pengelolaan profitabilitas BRILifedengan baik, mulai dari monitoring premi, product mix, dan penempatan investasi untuk memastikan BRILife dapatmemenuhi semua kewajiban yang jatuh tempo” tegas Lim.

Klaim & Operasional
BRI Life terus mendorong proses yang baik dan konsisten, dengan memanfaatkan teknologi digital, untuk dapat melayaninasabah kami dengan cepat dan akurat. Sampai dengan akhirSeptember 2023, kami melayani sekitar 27,1 juta jiwatertanggung, tumbuh lebih dari 8% yoy.
Direktur Operasional BRI Life Yossie William Irothmenginformasikan bahwa, sampai dengan akhir September2023, BRI Life telah membayarkan klaim sebesar Rp4,1 triliun, tumbuh 14,2 % yoy. Pertumbuhan ini menunjukkan komitmenBRI Life dalam membayar manfaat kepada nasabah tertanggungsekaligus menjaga kepercayaan public.
Yosie menegaskan, “Kami terus mendorong efektivitas dan efisiensi pelayanan pelanggan dengan memanfaatkan teknologidigital dan terus meningkatkan kapabilitas infrastruktur IT dan security”
HUT BRI Life ke-36
Asuransi BRI Life berdiri tanggal 28 Oktober 1987, Dalamrangka hari jadi yang ke-36, BRI Life mengadakan beragamrangkaian kegiatan yang telah digelar secara internal dan juga untuk masyarakat antara lain; Literasi dan edukasi keuangan kemasyarakat, Kegiatan Corporate Social Resposibility (CSR) dan Rangkaian Lomba Internal dan Eksternal.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain Partisipasi aktif BRI Life dalam kegiatan literasi keuangandan asuransi kepada UMKM di Garut Jawa Barat dan Banjarnegara Jawa Tengah. Partisipasi kepedulian lingkungan melalui penanaman 1000 mangrove di Pantai Indah Kapuk. Program healthy challenge untuk pekerja BRI Life ygbertujuan untuk tetap menjaga kebugaran pekerja sertaterus menerapkan pola hidup sehat.










