JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Institut Transportasi Dan Logistik (ITL) Trisakti dan BP3IP atau Balai Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran melakukan Penelitian Bersama (Joint Research) yang telah dilaksanakan sejak 6 bulan lalu terhitung sejak bulan Juni. Seminar hasil dari Penelitian tersebut digelar secara virtual di Jakarta, Selasa (28/12).
Direktur BP3IP Ir. Sugeng Wibowo MM menyampaikan dalam sambutannya bahwa Penelitian ini sangat dibutuhkan oleh para Instruktur dari BP3IP untuk lebih mendalami dan mencari Permasalahan yang terjadi diseputar moda Transportasi laut.
Terdapat empat judul penelitian tersebut adalah : DAMPAK PEMBELAJARAN ASINKRONUS DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP MINAT DAFTAR MELALUI CITRA LEMBAGA, EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KAPAL LATIH PADA PENDIDIKAN KEPELAUTAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERHUBUNGAN (STUDI KASUS KL MH THAMRIN), OPTIMALISASI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN DAN KEPERCAYAAN DALAM RANGKA KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN INAPORTNET DI PELABUHAN UMUM BANTEN, KEBUTUHAN DIKLAT CRANE OPERATION DI PELABUHAN KELAS III SUNDA KELAPA. Ke empat Judul diatas menjadi fokus para peneliti untuk mencari solusi yang efektif.

Rektor ITL Trisakti Dr.Ir Tjuk Sukardiman MSc, dalam Opening Remarksnya juga menyampaikan bahwa dengan Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Penelitian dan Pengkajian serta PKM antara BP3IP dan ITL Trisakti, terbukti bahwa para Pelaut tidak hanya berkompeten untuk mengisi kan dan menggerakkan Kapal tetapi juga Ahli dalam Penelitian dan pengkajian serta PKM dalam bidang Translog pada moda Translognas Laut, sehingga akan bisa menjadi Ahli ahli Pentahellix Pembangunan Sea Tranlognas NKRI. (son)










