JAMBI, BISNISJAKARTA.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Jambi terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik dan distribusi komoditas di wilayah Jambi dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kinerja operasional, optimalisasi layanan, serta penguatan sinergi dengan para pemangku kepentingan.
Sebagai salah satu pelabuhan multipurpose di wilayah Sumatera, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi memiliki posisi strategis dalam menunjang distribusi berbagai komoditas, khususnya curah kering dan general cargo. Didukung keunggulan geografis yang terhubung dengan hinterland industri, pelabuhan ini menjadi salah satu simpul penting dalam rantai pasok regional. “Kami terus mendorong peningkatan kinerja operasional dan produktivitas guna memastikan kelancaran distribusi barang serta memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa,” ujar Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Jambi.
Dalam aktivitas operasionalnya, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi melayani berbagai jenis kargo, mulai dari curah kering seperti batubara dan clinker, hingga general cargo berupa material konstruksi dan heavy equipment. Dukungan fasilitas dermaga multipurpose, lapangan penumpukan, serta gudang menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proses bongkar muat.
Kinerja Operasional
Sepanjang tahun 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi mencatat throughput sebesar 1,55 juta ton/m³, tumbuh 30% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1,193 juta ton/m³. Kinerja ini mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik di wilayah Jambi. Secara komposisi, kontribusi terbesar berasal dari curah cair sebesar 1,23 juta ton, diikuti bag cargo sebesar 244 ribu ton, curah kering sebesar 65 ribu ton, serta general cargo sebesar 11 ribu ton.
Selain itu, produktivitas operasional juga menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai Ton Ship Day (TSD) untuk curah kering naik 14% secara year on year, dari 1.663 menjadi 1.896, yang mengindikasikan semakin efisiennya proses operasional dalam mendukung percepatan arus barang.
Pada Triwulan I 2026, throughput tercatat sebesar 388,7 ribu ton/m³, meningkat 3,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 374,4 ribu ton/m³. Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi bag cargo sebesar 72,9 ribu ton/m³ (naik dari 48,3 ribu ton/m³) serta curah cair sebesar 313,3 ribu ton/m³ (meningkat dari 284 ribu ton/m³), yang menunjukkan konsistensi peningkatan aktivitas logistik di wilayah Jambi.
Dukungan Infrastruktur
PTP Nonpetikemas Cabang Jambi memiliki dua wilayah operasional utama, yaitu Talang Duku dan Muara Sabak. Kedua lokasi ini berperan penting dalam mendukung distribusi logistik, dengan Pelabuhan Muara Sabak dikenal sebagai salah satu pelabuhan yang efisien di wilayah Jambi.
Fasilitas yang tersedia meliputi dermaga ferrocement, jetty conveyor, dan dermaga samudera, serta lapangan penumpukan seluas lebih dari 60 ribu m² dan gudang dengan kapasitas hingga 3.000 ton. Dukungan peralatan seperti mobile crane, forklift, conveyor, excavator, dan wheel loader turut menunjang kelancaran operasional.
Secara spesifik, pelabuhan Talang Duku memiliki panjang dermaga 281,9 meter dengan luas lapangan penumpukan mencapai 60.543 m², serta dilengkapi fasilitas operasional berupa 1 unit conveyor, 1 unit wheel loader, 3 unit excavator, dan 2 unit jembatan timbang. Sedangkan Pelabuhan Muara Sabak memiliki panjang dermaga 100 meter dengan luas lapangan penumpukan sebesar 2.533 m².
Dengan capaian kinerja yang terus menunjukkan tren positif, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat efisiensi operasional, serta menjaga keandalan fasilitas pelabuhan.
Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi akan terus berperan aktif dalam mendukung konektivitas logistik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat posisinya sebagai bagian penting dalam ekosistem logistik nasional. (son)










