Press "Enter" to skip to content

Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Turun, Benarkah Faktor Cuaca ?

Media Social Share

DENPASAR, BISNISJAKARTA.ID – Mengawali hari pertama di tahun ini, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk memastikan kesiapan layanan pariwisata bagi wisatawan yang berlibur ke Pulau Dewata pada puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Mengutip laporan Angkasa Pura dan Gubernur Bali Wayan Koster, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hingga akhir Desember 2025 telah menembus 7,05 juta kunjungan. Angka ini meningkat 11 persen dibanding tahun 2024 yang mencapai sekitar 6,3 juta kunjungan.

Sementara itu, pergerakan wisatawan domestik ke Bali pada 2025 tercatat mencapai 9,28 juta kunjungan, atau turun sekitar 700 ribu kunjungan dibanding 2024.

Sebelumnya, Menpar menyebutkan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu penyebab penurunan kunjungan wisatawan domestik ke Bali. Menpar menduga penurunan ini terjadi karena gencarnya informasi mengenai cuaca yang kurang baik, yang mempengaruhi keputusan wisatawan domestik untuk bepergian ke Bali.

Akibatnya, banyak wisatawan domestik memilih destinasi di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, sebagai tujuan liburan alternatif.

Menpar tekankan bahwa wisatawan nusantara adalah kekuatan pariwisata Indonesia. Semua daerah tujuan wisata akan menikmati manfaat ekonomi sesuai preferensi wisatawan. “Kebahagiaan, keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kesan adalah hal terpenting yang harus dirasakan seluruh masyarakat Indonesia,” katanya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.